Sabu Senilai Rp 1 Milyar Gagal Beredar di Palembang

1 Kg Lebih Sabu dan Ratusan Ekstasi Gagal Beredar
Jajaran Ditres Narkoba Polda Sumsel saat merilis 1 Kg lebih narkoba jenis sabu serta ratusan butir ekstasi siap edar bersama para tersangka, Rabu (18/5). Foto-Ferdinand/koransn

1 Kg Lebih Sabu dan Ekstasi Gagal Beredar.2

 

Palembang,Koransn.com
Jajaran Subdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel berhasil mengagalkan 1 Kg lebih narkoba jenis sabu serta ratusan butir  ekstasi yang siap diedarkan di Kota Palembang.Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Irawan Davidsa, Rabu (18/5/2016) mengatakan, 1 Kg lebih sabu dan ratusan ekstasi tersebut berhasil diamankan dari empat tersangka yang ditangkap di lokasi yang berbeda.

Menurutnya, awalnya polisi menangkap tersangka Hendri (40), di Jalan Lubuk Kawah Kelurahan Kebun Bungan Kecamatan Sukarami. Dari tangan tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Srijaya Kebung Bunga Sukarami ini polisi mengamankan barang bukti 10 paket besar sabu seberat 1 Kg seharga sekitar Rp 1 miliar.

Setelah mengamankan Hendri, lalu polisi melakuan pengembangan hingga ditangkaplah tersangka David Frandala alias David (30), di Jalan Kebun Bunga Lorong Seroja I RT 38 RW 5 Kecamatan Sukarami. Dari tangan tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Purwosari Kecamatan Lais Kabupaten Muba tersebut, polisi mengamankan barang bukti 95 butir ekstasi logo Mitsubishi warna biru.

Selain itu, lanjut Irawan, polisi juga meringkus seorang perempuan bernama Maharani (31), warga Desa Tebung Abang Kencamatan Rantau Bayur Banyuasin. Dari tangan tangan tersangka ini diamankan barang bukti dua paket sedang sabu.

Baca Juga :   Mr X Ditemukan Warga Prajen

Kemudian, di lokasi berbeda, tersangka Yanto (32), warga Jalan Muhammad Mansyur Lorong Gelora 32 Ilir Kecamatan IB II Palembang juga berhasil ditangkap. Tersangka ditangkap saat berada di Jalan Palembang Betung dan dari tangan tersangka diamankan barang bukti, 250 butir ekstasi logo C warna hijau dan 250 butir ektasi bentuk love warna coklat.

“Keempat tersangka ini merupakan kurir dan kini anggota masih melakukan pengembangan untuk menangkap bandar tempat para tersangka mendapatkan 1 kg lebih sabu dan ratusan butir ekstasi tersebut,” katanya saat menggelar tersangka dan barang bukti di Mapolda Sumsel.

Dilanjutkan mantan Ditreskrimum Polda Jambi ini, jika sebelumnya jajaran Polresta Palembang juga telah berhasil menggagalkan 1 Kg sabu yang hendak diedarkan di Kota Palembang.

“Kemarin Polresta juga berhasil megamankan 1 Kg dan sekarang Polda Sumsel. Nah, untuk keempat tersangka yang kita tangkap, keempatnya dijerat UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal mati, semur hidup dan paling rendah 6 tahun penjara,” tegasnya.

Diakuinya, dengan terungkapnya kasus-kasus ini menandakan jika Kota Palembang dan Sumsel umumnya sangat rawan akan penyelundupan dan peredaran narkoba. Dimana hingga kini jaringan narkoba terus menyelundupkan narkoba melalui pintu-pintu masuk yang ada di Provinsi Sumsel.

Baca Juga :   Diikuti 88 Atlet Asia, Gubernur Buka Langsung Turnamaen Beach Volleyball

“Dari itu untuk mengatisipasi penyelundupan narkoba kita bersama instasi terkait akan terus melakukan razia dan pengawasan di pintu bertasan. Narkoba yang kita amankan semuanya berasal dari Negara Cina, karena selama ini pembuatnya hanya ada di sana. Kemudian jaringan pengedar menyelundupkan ke Sumsel melalui pintu perbatasan seperti Jambi, Bengkulu dan perbatasan lainnya. Modus mereka ini beragam, dari itulah kita akan waspadai pintu-pintu perbatasan di Sumsel,” paparnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau dan mengajak warga masyarakat di Sumsel agar secara bersama-sama dapat bahu membahu memberantas peredaran narkoba di Sumsel.
“Sebab terungkapnya kasus keempat tersangka yang kita amankan ini tidak terlepas dari peran dan informasi dari warga masyarakat. Dengan terungkapnya kasus keempat tersangka tidak cukup disini saja, karena ini akan terus kita kembangkan untuk menangkap bandar dan tersangka lainnya,” janjinya. (ded)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Oknum Kepala Desa Jadi Tersangka Penambangan Ilegal

Jepara, KoranSN Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, menetapkan seorang oknum kepala desa di Pecangaan sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.