1 QR Code QRIS untuk Seluruh Pembayaran

Kepala Perwakilan BI Sumsel, Hari Widodo menjelaskan pelaksanaan Qris. (foto-soimah/koransn)

Palembang, KoranSN

Transformasi digital telah hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Hal ini telah menjadi fenomena di seluruh dunia untuk meningkatkan efisiensi dan melayani pelanggan dengan lebih baik. Merespon perkembangan ekonomi digital tersebut, Bank Indonesia telah melakukan launching QRIS (QR code Indonesian Standard) pada 17 Agustus 2019 lalu.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Hari Widodo menjelaskan, QRIS adalah standar kode respons cepat pembayaran nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia bersama industri pembayaran, baik bank atau nonbank, yang digunakan dalam memfasilitasi transaksi pembayaran retail di Indonesia.

“Bank Indonesia bersama dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran melaksanakan media briefing untuk mensosialisasikan terkait dengan QRIS dan Pekan QRIS Nasional 2020,”ujarnya.

“Cukup 1 QR Code yaitu QRIS, dapat digunakan untuk seluruh pembayaran. Sehingga aplikasi apapun yang digunakan oleh masyarakat tetap dapat digunakan untuk bertransaksi di merchant.” ujar Hari Widodo

Dengan QRIS, satu pembayaran untuk semua, yang UNGGUL (Universal, Gampang, Untung dan Langsung), kita mendorong efisiensi
perekonomian, mempercepat keuangan inklusif, memajukan UMKM dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Maju.

Baca Juga :   Konsumsi Listrik di Sumsel Rendah

“3400 pedagang pasar tradisional di Provinsi Sumatera Selatan dan 500 rumah ibadah telah menggunakan QRIS saat ini” ujar Oktavina selaku Group Head Retail Payment Bank Rakyat Indonesia Kanwil Palembang. Selanjutnya Marissa selaku City Manager OVO Palembangmenambahkan bahwa, “4.270 merchant yang telah menggunakan QRIS pada saat ini di Provinsi Sumatera Selatan.”

Menurutnya, banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh customer, antara lain sebagai alternatif pembayaran kekinian, dan juga pengeluaran tercatat. Sistem QRIS aman, cepat, convenience, dan efisien. Dari sisi pedagang (merchant) terutama merchant UKM, manfaat yang diterima antara lain cepat, tidak memerlukan

uang kembalian, serta uang penjualan langsung tersimpan di bank dan bisa dimonitor setiap saat. Kemudian, risiko uang tunai hilang/dicuri menurun. Juga penurunan risiko rugi karena menerima pembayaran dengan uang palsu.

Manfaat lainnya, transaksi tercatat otomatis, sistematis, dan bisa dilihat histori transaksi. Hingga kini, Bank Indonesia terus mendorong pedagang (merchant) agar konversi ke QRIS. Tidak hanya untuk UMKM tapi QRIS ini juga dapat digunakan di rumah ibadah atau untuk donasi. BI terus melakukan sosialisasi dan mengadakan merchant gathering, dan on boarding merchant langsung ke segmennya masing-masing bersama PJSP dan stakeholders.Sebagai upaya untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan implementasi QRIS, Bank Indonesia menggelar Pekan QRIS Nasional 2020 (PQN 2020) secara serentak di 46 Kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga :   XL Akses ke Internet Global

Event akan diselenggarakan mulai tanggal 9-15 Maret 2020. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan penggunaan (usage) QRIS dengan sasaran masyarakat dan pedagang (merchant) seperti di universitas dan pesantren, pasar, tempat ibadah, agen LKD/laku pandai, Pemda, dan tempat lainnya. Puncak Acara Pekan QRIS dengan tema “Sikok QRIS Pacak Galo, Payo Pake QRIS!” yang direncanakan pada Hari Minggu tanggal 15 Maret 2020 pukul 06.00 WIB s.d. 10.00 WIB di Area Umum Kambang Iwak. (ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Gojek Terus Lakukan Berbagai Upaya Atasi Dampak Ekonomi Akibat Covid-19

Bandar Lampung, KoranSN Gojek terus melakukan berbagai upaya untuk membantu mitra-mitranya melalui dampak negatif penyebaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.