Home / Lacak / 10 Kali Begal Motor, Dedi Tersungkur Ditembak Polisi

10 Kali Begal Motor, Dedi Tersungkur Ditembak Polisi

Tersangka begal Dedi Iskandar setelah kakinya ditembak aparat kepolisian dari Sat Reskrim unit Pidum Polres OKI. (Foto-Maniso/Koransn.com)
Tersangka begal Dedi Iskandar saat diamaknkan aparat kepolisian dari Sat Reskrim unit Pidum Polres OKI. (Foto-Maniso/Koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Dedi Iskandar (27), 10 kali telah melancarkan aksi begal motor. Bahkan saat dibekuk, Rabu (7/9/2016) Dedi jatuh tersungkur setelah kakinya ditembak aparat kepolisian dari Sat Reskrim unit Pidum Polres OKI.

Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas sebab saat ditangkap Dedi nekat melawan petugas.

Kapolres OKI AKBP Amazona P didampingi Wakapolres Kompol Ihsan mengatakan, tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Pulau Geronggang Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten OKI ini diketahui sudah 10 kali melakukan aksi pembegalan sepeda motor hanya dalam kurun waktu 6 bulan.

Saat penggerebekan bapak satu anak ini polisi juga menemukan satu paket kecil sabu beserta alat untuk mengkonsumsinya (bong).

“Penangkapan terhadap tersangka ini, berkat adanya laporan Polsek Pedamaran Timur dan Mesuji Raya yang menyebutkan jika daerahnya sering terjadi pembegalan kendaraan bermotor,” katanya.

Dilanjutkan Kapolres, modus yang digunakan tersangka yakni langsung menghadang calon korbannya yang melintas di kawasan sepi. Setelah mendapatkan korbannya pelaku langsung mengancam korban dengan senjata tajam dan senjata api rakitan dan jika korbannya melawan, tersangka tak segan-segan melukai korbannya.

“Tersangka kita tangkap saat sedang mengkonsumsi sabu. Mungkin pembegalan yang dilakukan tersangka ini lebih dari 10 kali. Kami masih menunggu laporan korban lainnya, dan kini kita dari kepolisian masih memburu pelaku-pelaku lainnya yang kerap melakukan aksi pembegalan,” tegasnya.

Dikatakan Kapolres, jika pembegalan di Pedamaran Timur dan Mesuji Raya ini membentuk suatu jaringan dimana antaran pelaku dan penadah motor curian sudah berkoordinasi. “Dari tangan tersangka kita juga mengamankan empat unit sepeda motor hasil curian dan sebilah senjata tajam.

Sedangkan tersangka Dedi mengaku, jika 10 kali aksi pembegalan dilakukannya di Pedamaran Timur sebanyak 6 kali dan di Mesuji Raya sebanyak 4 kali.

“Semuanya saya lakukan disiang hari. Sepeda motor hasil begal saya jual di Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 4 juta. uang hasil penjualannya saya gunakan untuk kebutuhan keluarga,” jelas residivis ini.

Dilanjutkan Dedi biasanya saat melakukan pembegalan ia hanya mengambil sepeda motor, HP, duit, dompet dan lainnya yang bisa di jadikannya uang.

“Saya tidak sendirian dalam beraksi biasanya saya selalu ditemai beberapa teman saya yakni; ‘PU’ (DPO), ‘RU’ (DPO), ‘YUI’ (DPO), ‘KE’ (DPO), ‘LU’ (DPO), ‘UM’ (DPO), ‘YUD’ (DPO) dan ‘JO'(DPO). Dimana ketiga dari mereka sudah terlebih dulu ditangkap polisi,” tutupnya. (iso)

Publisher : Decky Canser

Lihat Juga

Driver Taksi Online Hilang, Rohana Cari Tri Widyantoro Hingga ke Gasing

Palembang, KoranSN Tri Widyantoro (44), driver taksi online dikabarkan menghilang sejak Kamis (15/2/2018). Bahkan hingga ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!