1000 Kecelakaan Terjadi di Sumsel

Brigjen Pol Asep Suhendar saat membuka acara pencanangan tahun keselamatan berkendaraan untuk kemanusiaan. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sejak Januari 2017 hingga bulan Juli 2017 tercatat 1000 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan pengendara dan penumpangnya meninggal dunia, luka berat hingga menderita luka ringan. Demikian dikatakan Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Asep Suhendar usai acara pencanangan tahun keselamatan berkendaraan untuk kemanusiaan di aula Catur Sakit Mapolda Sumsel, Minggu (30/7/2017).

Menurutnya, bahkan berdasarkan data dari badan kesehatan dunia, untuk korban kecelakaan di dunai angkanya sangat tinggi yakni berjumlah 1,24 juta jiwa setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut Indonesia menduduki negara nomor lima untuk angka kecelakaan yang terjadi.

“Tentunya jumlah ini sangat memperhatinkan, apalagi para korbanya termasuk korban kecelakaan lalu lintas di Sumsel merupakan usia produktif. Untuk itu pemerintah pusat bersama Polri sertra instansi terkait mencanangkan tahun keselamatan berkendaraan untuk kemanusiaan ini,” ujarnya.

Baca Juga :   Naik 42, Covid-19 di Sumsel Jadi 3.054

Masih dikatakannya, selain meninggal dunia para korban kecelakaan juga menderita cacat sehingga dapat menambah angka pengangguran. Untuk itulah guna mengantasipasi kecelakan supaya tahun 2023 mendatang Indonesia zero accident (kecelakaan nihil) maka dicanagkanlah program ini.

“Sebab keselamatan berkendaraan adalah hal yang utama seperti diamanatkan dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009,” katanya.

Dalam pencanangan tahun keselamatan berkendaraan ini, lanjut Asep, melibatkan lima pilar yang memiliki tugas membuat program diintansi masing-masing untuk menekan angka kecelakaan. Adapun kelima pilar tersebut, terdiri dari; Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Perhubungan, Polri serta Kementrian Kesehatan.

Baca Juga :   Pilkada Serentak 2018, Giri Sebut PDIP Targetkan Kemenangan di 6 Daerah

“Di pusat Inpres lima pilar ini sudah disepakati dan telah ditandatangani. Adapun sasarannya meningkatkan keselamatan berkendaraan, selain itu kami juga menghibau agar pengendara di Sumsel untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan hormati pengendara lainya supaya tidak menjadi korban kecelakan,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Diresmikan MenPAN-RB, Palembang Miliki Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo hadir …