Home / Gema Sriwijaya / Musi Banyuasin / 12 Pasien Pasung di Muba Dievakuasi

12 Pasien Pasung di Muba Dievakuasi

pasung

 

Penanggulangan dan Pembebasan Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (TP3 ODGJ) Kabupaten Musi Banyuasin bersama dokter spesialis kesehatan jiwa dr Farah Shafitry Karim SpKj dan perawat khusus jiwa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (19/5), membebaskan
sejumlah penderita gangguan kejiwaan yang dipasung.

Pembebasan tersebut dibantu pihak kecamatan, perangkat desa, polisi, dan petugas Puskesmas.
Ketua TP3 ODGJ dr Hj Dewi Etikawati mengungkapkan, hingga kini pihaknya berhasil membebaskan serta mengevakuasi12 pasien yang dipasung. Tiga orang yang dipasung berasal dari Kecamatan Lawang Wetan, 3 orang dari Kecamatan Plakat Tinggi, dan 6 orang dari Kecamatan Lais.

Baca Juga :   Desain Green Belt, Solusi Pemkab Muba Atasi Kawanan Gajah Liar Masuk Desa

“Mereka yang dibebaskan langsung dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. TP3 ODGJ akan terus melakukan pelacakan kemungkinan pasien yang dipasung lainnya, serta melaksanakan penanggulangan dan pembebasan di kecamatan lainnya,” imbuhnya.
Pasien yang telah dievakuasi di RS Ernaldi Bahar Palembang akan mendapatkan perawatan kejiwaan secara intensif dan dalam pengawasan penuh dokter ahli jiwa. Setelah sembuh, pasien akan diantarkan kembali ke keluarga masing-masing. Semua perawatan pasien diberikan secara gratis oleh Pemerintah Kabupaten Muba.

Baca Juga :   Pemkab Muba Tingkatkan Layanan Retribusi Tempat Rekreasi, Pariwisata dan Olahraga

Lebih lanjut dijelaskan, penanggulangan dan pembebasan ODGJ merupakan komitmen Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muba untuk menciptakan derajat kesehatan masyarakat secara optimal. Salah satu upaya mewujudkan tujuan tersebut dengan menurunkan angka pasung dan gangguan jiwa akibat pemasungan serta mencapai visi Muba Bebas Pasung 2017.
Homsiah, salah seorang keluarga pasien, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Muba yang telah memberikan perawatan gratis kepada suaminya. Homsiah berharap, suaminya cepat sembuh dan bisa kembali bersosialisasi di masyarakat. (tri)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Gubernur Sumsel Pantau Karhutla di Muba

Palembang, KoranSN Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya menekan terjadinya kasus kebakaran hutan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.