Home / Headline / 135 Ton Minyak Illegal Diamankan Polair Polda Sumsel

135 Ton Minyak Illegal Diamankan Polair Polda Sumsel

Kombes Pol Robinson DP Siregar saat menginterogasi tersangka Suherman alias Bokcik.

Masih dikatakannya, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut diketahui jika minyak yang diangkut tersebut merupakan jenis solar dan premium. Bahkan dari keterangan nahkoda Tugboat Titian Abadi yakni, Suherman alias Bokcik, minyak yang diangkut itu akan dijualkan di kawasan Sungsang.

“Jadi ada 135 ton minyak yang tak dilengkapi surat resemi yang diangkut oleh Tongkang Aneka Usaha ini. Minyak ini terdiri dari; 60 ton minyak jenis solar dan 75 ton jenis premium. Karena nahkoda merupakan penangungjawab penuh dari kapal, makanya Suherman alias Bokcik telah kita jadikan sebagai tersangka. Sementara untuk ABK, hanya kita jadikan saksi,” ungkapnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dalam kasus ini Suherman alias Bokcik disangkakan melanggar UU RI No 21 Tahun 2001 Tentang Migas dan UU RI No 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.

“Dimana untuk ancaman hukuman pidananya yakni, dibawah 5 tahun. Kini tersangka beserta barang bukti telah kita amankan guna dilakukan pengembangan lebih lanjut,” tandasnya.

Sementara tersangka Suherman alias Bokcik yang merupakan nahkoda Tugboat Titian Abadi mengatakan, jika dirinya sudah 10 tahun menjadi nahkoda tugboat yang mendorong tongkang berisi minyak.

“Minyak di tongkang itu minyak resmi. Hanya saja saya lupa mengurus surat-suratnya, karena sebelum berangkat berlayar, isteri saya sakit lalu meninggal dunia. Jadi, baru kali inilah saya lupa mengurus dan membuat surat izin mengakut minyak tersebut,” pungkasnya. (ded)

Tampak Tongkang Aneka Usaha yang mengakut minyak illegal saat diamankan pihak kepolisian Direktorat Polair Polda Sumsel.

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pemkot Palembang Diminta Tuntaskan Dugaan Pungli di Pasar Cinde

Pelmbang, KoranSN Ratusan pedagang Pasar Cinde mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Senin (11/12/2017). Kedatangan ...

error: Content is protected !!