Dua Bocah SD Tewas Tenggelam di Dam

Tampak suasana rumah duka
Tampak suasana rumah duka. FOTO-DENI/KORANSN

Palembang, KoranSN

Ricky (6) dan Nuraini(6), warga Jalan A Yani Lorong Manggis RT 02 RW 01 Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I, Kamis (14/4/2016) tewas tenggelam saat mandi di aliran dam yang ada di belakang Bank Sumsel Babel, Jakabaring.

Dengan beralasan ingin kerja kelompok, dua bocah SD tersebut malah pergi mandi bersama lima rekannya; Bunga (6), Tiara (8), Devi (7), Putri (6), dan Nanda (10).

Informasi yang dihimpun Suara Nusantara, saat di lokasi korban Ricky dan Nuraini langsung menceburkan diri ke dalam dam yang cukup dalam. Karena tak mahir berenang keduanya terbawa arus hingga ke tengah dam.

“Sudah Ricky sama Aini nyebur, saya juga ikut nyebur. Tapi tidak di tengah saya hanya di pinggiran. Lalu saya dan empat kawan saya tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong dari Ricky dan Aini, tak lama mereka ‘nganyut’ dan tenggelam. Saya sempat mau nolongi, tapi tak berani karena saat mau ke tengah nolongi saya juga sempat hanyut, untung di tolong mamang-mamang. Sedangkan, Ricky dan Aini tak tertolong lagi,” kata Nanda korban yang selamat.

Baca Juga :   Pembakar dan Pembunuh Istri di OKI Diringkus di Jakarta

Menurut Nanda, awalnya dia diajak kedua korban untuk kerja kelompok di rumah temannya Putri yang tak jauh dari lokasi kejadian. Sebelum sampai ke rumah Putri, saat melintasi lokasi, kedua korban malah mandi terjun ke derasnya aliran air di dam tersebut.

“Saat dijemput, kami juga jemput teman lainnya, kami dari rumah jalan kaki ke lokasi kejadian. Dia itu, (korban) langsung be terjun, berenang ke tengah,” aku Nanda saat ditanya kejadian sebenarnya.

Saat tengah asyik berenang, tiba-tiba Dicky dan Nuraini teriak minta tolong. Karena merasa semua tak mahir berenang, mereka semua tak sanggup untuk menolong korban.

“Usai kejadian saya langsung pulang ke rumah dan menceritakan kabar itu kepada keluarga Dicky dan Nuraini. Mendapati kabar tersebut, kedua keluarga korban langsung mendatangi lokasi dan mencari keberadaan anaknya,” tandas Nanda.

Sementara Ujang (59), ayah korban Ricky mengatakan, setelah mendapatkan kabar putranya tenggelam, ia dengan para tetangga
langsung melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.

“Kami nyari hingga ke dalam air dam itu. Hingga saya dan yang lainnya menemukan jenazah anak saya Ricky dan temannya Nuraini
sudah terbujur kaku, di dalam air,” ujar Ujang.

Baca Juga :   Diduga Terlindas Fuso, Warga Muara Beliti Baru Tewas

Sementara, pihak kepolisian Mapolsek SU I yang mendapatkan informasi langsung terjun ke lokasi.

Setiba dilokasi, ternyata dua jenazah bocah SD tersebut, sudah digotong orang tuanya. Dengan bantuan mobil patroli Mapolsek SU I, kedua jenazah langsung di bawa ke rumah duka.

“Sampai di lokasi, kedua orang tua korban dan warga sudah menggotong korban yang tak lagi bernyawa dari dalam air, saat ini kita masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, lima teman korban yang ada di lokasi bersama korban sudah kita mintai keterangannya,” ungkap J Rahardjo anggota Sat Sabhara Mapolsek SU I. (den)

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

Berkas Perkara Kasus Pemalsuan Surat Djoko Tjandra Dinyatakan Lengkap

Jakarta, KoranSN Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, berkas perkara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.