152 Siswa OKI Belajar di Gubuk

kondisi-bangunan-sekolah-yang-plaponnya-jebol-edit
PLAPON JEBOL-Kondisi bangunan sekolah yang plafonnya jebol. FOTO/MANISO/KORANSN.

Kayuagung,KoranSN
Sedikitnya 152 siswa YPI Miftahul Ulum di Desa Pantai Harapan Kecamatan Cengal Kabupaten OKI belajar di ruangan seperti gubuk reot. Yayasan milik swasta yang dibangun swadaya ini lokasinya sangat jauh dari perkotaan.

Sekolah tersebut terdiri dari tingkatan Madrasah Iftidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA). Kondisi atap sekolah banyak rusak dan bocor. Saat musim penghujan dan air pasang, siswa harus diliburkan karena sekolah digenangi air.

Sekolah itu didirikan tahun 1996 silam dari hasil dana swadaya masyarakat. Hingga kini, infrastruktur bangunan sudah tidak memadai lagi, bahkan bisa dikatakan sudah tidak layak. Bangunan sekolah yang terbuat dari kayu tersebut saat ini telah mengalami kerusakan di segala titik.

Atap ruang kelas sudah banyak jebol, dinding kelas telah reot, mobiler yang kurang memadai sehingga memperburuk keadaan sekolah, tiang penyangga banyak yang patah, plapon dalam kondisi rusak, atap jebol, dinding antar kelas sudah pada reot, serta pintu, jendela, lantai dan mobiler banyak yang rusak.

Baca Juga :   Jokowi Dijadwalkan Panen Padi di OKI

Kepala Madrasah Aliyah YPI Miftahul Ulum, Abdul Aziz kemarin mengatakan, keadaan sekolah tersebut tidak diperhatikan pemerintah. “Buktinya, sejak berdiri sampai hari ini tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah untuk keperluan sekolah. Meski ini sekolah yayasan, tapi alangkah baiknya jika pemerintah turut membantu seperti dengan membantu merenovasi gedung atau menambah mobiler,”ceritanya.

Ujarnya, ia sudah sering menyampaikan ke Kemenag OKI, namun hingga sekarang tidak ada jawaban. Pihaknya kini hanya berharap dan memohon agar ada bantuan baik dari pemerintah daerah maupun pusat untuk rehab bangunan sekolah.

Ia merincikan, jumlah siswa MA saat ini berjumlah 96 orang terdiri dari, Kelas X 34 orang, Kelas XI 32 orang dan Kelas XII 30 orang.Sedangkan untuk MTs berjumlah 58 orang terdiri dari, siswa Kelas VII 16 orang, Kelas VIII 18 orang dan Kelas IX 24 orang. Jumlah ini belum termasuk siswa MI.

Baca Juga :   Sarana Olahraga di Kayuagung Disemprot Disinfektan

H Subhan Ismail selaku anggota DPRD OKI asal Dapil Tulung Selapan, Air Sugihan dan Cengal berkomentar, pemerintah harusnya jeli melihat kebutuhan masyarakatnya.”Apalagi ini terkait kondisi bangunan sekolah, disini anak-anak generasi penerus bangsa menimba ilmu. Kalau kondisinya seperti itu, kami khawatir saat belajar ada siswa yang tertimpa atap dan plapon. Nanti kami sampaikan ke dinas instansi terkait, mudah-mudahan ke depan ada harapan bagi para siswa di sana,” tandasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Gunakan BBG, Nelayan di OKI Hemat 50 Persen

Kayuagung, KoranSN Konversi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) bagi nelayan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.