Kamis , November 15 2018
Home / Lacak / 17 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi Senilai 10 Miliar Dibor BNN Sumsel

17 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi Senilai 10 Miliar Dibor BNN Sumsel

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel memusnahkan barang bukti sabu seberat 17 Kg dan 200 butir ekstasi di Kantor BNNP Jakabaring, Kamis (13/9/2018). Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara diblender lalu sabu dan ekstasi yang sudah diblender dimasukan ke ember besar dan dicampur deterjen, kemudian dilarutkan dengan alat bor yang dimodifikasi menyerupai blender. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 17 Kilogram (Kg) narkoba jenis sabu dan 200 butir pil ekstasi yang jika dirupiahkan totalnya mencapai lebih dari 10 miliar, Kamis (13/9/2018) dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel. Pemusnahan barang bukti yang didapat dari para kurir narkoba jaringan Aceh ini dilakukan dengan cara dihancurkan menggunakan alat bor.

Pantauan di lapangan, dalam pemusnahan barang bukti tersebut, awalnya sabu dan ekstasi dalam jumlah besar ini dimasukan ke dalam ember berukuran besar lalu dicambur air deterjen, kemudian nakroba tersebut dihancurkan menggunakan alat bor.

Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan usai pemusnahan menjelaskan, pemusnahan barang bukti dalam jumlah besar ini merupakan wujud transparansi BNN dan Polri kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa melihat prosedur pemusnahan barang bukti narkotika.

“Ini bukti keseriusan kita dalam memberantas narkoba di Sumsel. Ini tidak ada yang ditutup-tutupi agar masyarkat tahu jika BBN serius dan transparansi dalam memberantas narkoba,” katanya.

Diterangkannya, barang bukti sabu sebanyak 17 Kg tersebut didapat dari hasil ungkap kasus penangkapan terhadap jaringan sindikat Aceh yang masuk ke Sumsel pada Agustus lalu.

“Dari 5 orang yang kita amankan, tiga orang terbukti terlibat dan dua lainnya tidak terlibat dalam pengiriman sabu tersebut. Dari tiga yang teribat ini, dua tersangka terpaksa meregang nyawa setelah tewas tertembak saat upaya penangkapan dilakukan petugas. Jadi hanya satu tersangka yang masih tersisa dalam kasus ini yakni, Hila Rion Sapta (21), warga Jalan Merdeka Keluhan Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang Kebupaten PALI,” jelasnya.

Adapun modus pengiriman narkoba yang dilakukan, lanjut Jenderal Bintang Satu ini, para tersangka menyembunyikan paketan sabu yang terbungkus kantong Teh Cina yang diletakan di bawah jok mobil yang mereka tumpangi.

“Para tersangka termasuk dua yang meninggal dunia akibat baku tembak dengan petugas dibekuk di parkiran hotel yang berada di Jalan Puncak Sekuning Bukit Besar Palembang,” ujarnya.

Masih dikatakannya, sementara untuk barang bukti 200 butir ekstasi diamankan dari tangan tersangka Walkopli Zaira, warga Desa Marga Sakta RT 003 RW 003 Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Mura dan tersangka Ana Patra, warga H Madnur RT 006 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat 1.

“Tersangka kurir ekstasi ini ditangkap 11 Agustus 2018 lalu di Kecamatan Lubuklinggau 1 Kota Lubuklinggau. Barang bukti didapat petugas di dalam kotak rokok yang berada di dalam saku celana tersangka,” katanya.

Menurutnya, atas perbuatan tersangka yang merupakan perusak generasi bangsa ini maka para tersangka terancam Pasal 114 Junto Pasal 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. (den)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Sofyan Driver Taksi Online Dijerat Tali dan Kepalanya Dipukul Benda Tumpul

Palembang, KoranSN Berdasarkan pemeriksaan Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang terhadap tengkorak dan tulang belulang ...

error: Content is protected !!