Home / Gema Sriwijaya / 2 Anggota DPRD PALI Terancam Pengganti Antar Waktu

2 Anggota DPRD PALI Terancam Pengganti Antar Waktu

Ketua DPRD PALI, Soemarjono. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Kabar mengejutkan datang dari parlementer Kabupaten PALI. Dimana, dua anggota DPRD Kabupaten PALI terancam Pengganti Antar Waktu (PAW).

Dua anggota legislatif tersebut yakni; anggota DPRD dari PPP, Aka Cholik Darlin dan anggota DPRD dari PKPI, Adi Warsito.

Ketua DPRD PALI, Soemarjono mengatakan, pihaknya telah menerima surat PAW dari masing-masing berasal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP kubu (kelompok) Romahurmuziy (Romi) terhadap pemberhentian Aka Cholik Darlin dan surat dari DPW PKPI Sumsel, pemecatan terhadap Adi Warsito sebagai ketua DPD PKPI Kabupaten PALI.

“Bukan satu malah dua surat, PPP dan PKPI, isinya kalau yang PPP kubu Romi, isinya tentang pemberhentian kemudian penunjukan PAW nya, sama masalah susunan fraksi, ada isi surat PPP,” kata Soemarjono.

Dikatakannya untuk pengajuan Aka Cholik Darlin, yakni dari PPP kubu Romi, sedang pengajuan surat PKPI dari DPW PKPI Sumsel.

“Untuk surat tadi, perihal pemberhentian Aka Cholik, yang kedua perubahan susunan fraksi yang ketiga mengenai masalah PAW sudah ditunjuk langsung, saudara Suyitno,” ujar Soemarjono.

Mendapatkan surat itu, dari rapat pimpinan memutuskan untuk tindak ditindaklanjuti berdasarkan aturan.

“Surat jelas setelah kami menerima surat dari partai politik, 7 hari paling lambat kita tindak lanjuti. Sebab, meskipun sudah ada keputusannya, namun pihak bersangkutan masih mengajukan gugatan, seperti yang terjadi di PPP, dimana pihak Aka Cholik masih menggugat melalui pengacaranya,” ungkap Soemarjono.

Dalam surat pemberitahuan PAW yang diajukan DPP PPP kubu Romahurmuziy, dikatakan Soemarjono telah disebutkan untuk pengganti Aka Cholik adalah Suyitno. Sebab, dalam isi surat PAW disebutkan juga bahwa Aka Cholik telah melanggar AD/ART partai dan tidak pernah mematuhi aturan partai.

“Sudah diketahui bahwa ini adalah buntut perselisihan PPP pusat, dimana Aka Cholik lebih loyal terhadap pimpinan Djan Faridz, sementara putusan akhir adalah dikabulkannya gugatan banding PPP pimpinan Romi.Jadi alasan itulah yang mendasari dikeluarkannya PAW untuk Aka Cholik. Namun demikian, kami belum bisa menindaklanjuti sebelum ada konfirmasi dari Kemenkumham, serta pihak Aka Cholik juga sedang menempuh jalur hukum,” bebernya.

Untuk PAW terhadap Adi Warsito dari PKPI, Soemarjono mengatakan alasan yang tertulis dalam surat pemberitahuan yang diterimanya bahwa Adi Warsito tidak loyal terhadap pimpinan partai.

Yakni karena saudara Adi Warsito, adalah dianggap loyal pada Hendropriyono, bukan loyal kepada Haris Sudarno.

“Isi surat DPW PKPI Sumsel, yang pertama pemberhentian sebagai ketua PKPI Kabupaten PALI, kedua surat persiapan PAW, dengan alasan Adi Warsito tidak loyal kepada Haris Sudarno,” jelas Soemarjono.

Sementara itu, Aka Cholik Darlin ketika dikonfirmasi menjawab bahwa dirinya tidak akan patuh pada AD/ART PPP pimpinan Romi.

“Yang saya patuhi adalah AD/ART PPP pimpinan Djan Faridz. PAW kubu Romy salah alamat, dan ditolak, sebab masih sengketa. Menanggapi masalah ini, saya sih santai-santai saja,kan kita mengacu pada UU No 17 tahun 2016. Kalau pun tidak menyalahi aturan yang sedang kita gugat, proses nya bisa 2-3 tahun lagi. Untuk teknis hukumnya, saya serahkan pada kuasa hukum saya,” jawabnya.

Terpisah, Adi Warsito saat dibincangi SN usai Rapat Paripurna DPRD PALI, Selasa (25/7/2017) mengungkapkan bahwa gugatan PAW yang diterima oleh dirinya yang berasal dari DPW PKPI Sumsel tidak ada dasar hukumnya.

“Seluruh anggota DPRD PKPI di Sumsel juga menerima hal itu (gugatan PAW). Akan tetapi, kami tetap santai saja karena yang mereka gugat tidak ada landasan hukumnya. Sehingga tidak sah. Kemudian, saat ini juga kan proses hukum gugatan mengenai PKPI di MK masih berjalan. Kita tunggu dahulu keputusan MK nanti,” tutupnya. (ans)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Talang Jawa Tak Pernah Diangkut Petugas

Lahat, KoranSN Sejumlah warga yang biasa beraktifitas di Jalan Letnan marzuki mengeluhkan tumpukan sampah di ...

error: Content is protected !!