2 Bocah Terseret Arus Sungai Kelingi Lubuklinggau



Tim Basarnas dibantu pihak kepolisian dan DPKB terus melakukan pencarian terhadap dua korban tenggelam di Sungai Kelingi. (Foto-SN/Ist)

Lubuklinggau, KoranSN

Risky Alviansyah (7 tahun) dan Satria (12 tahun) warga Lubuk Asai RT 11 Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kamis (10/9/2020) hanyut di Sungai Kelingi. Hingga berita ini diturunkan, Jumat (11/9/2020) keduanya belum ditemukan.

Saat ini Basarnas, pihak Kepolisan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKB) terus melakukan pencarian dan penyisiran di lokasi tempat keduanya hanyut.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Amirudin menyampaikan saat ini tim akan melakukan penyisiran dan pencarian korban di lokasi tenggelam.

“Saat ini kedua korban akan kita lakukan pencarian oleh tim gabungan dari personel Polsek, Basarnas, Tim Tagana beserta masyarakat,” ungkap Amir pada wartawan, Jumat (11/9/2020).

Baca Juga :   3 Pembunuh Erwin Divonis Ringan, Ibu Korban Minta Hukuman Setimpal

Iptu Amirudin akan akan menunaikan tugas ditempat barunya di Polres Mura ini menuturkan, untuk titik pencarian saat ini akan dilakukan penyusuran aliran sungai dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas dan Tagana.

“Untuk hari ini kita mulai melakukan penyusuran, termasuk hari ini akan dilakukan penyelaman oleh Tim Basarnas,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, kejadian tenggelamnya kedua korban bermula, saat keduanya bersama teman-temannya, berjumlah total enam orang mandi ke Sungai Kelingi. Ketika mandi itulah empat orang hanyut terseret arus sungai. Dua orang diantara berhasil ditolong. Sementara kedua korban tidak berhasil ditolong.

Hanya saja, teman-teman korban yang selamat tidak langsung melaporkan peristiwa itu ke orang tua korban. Keduanya tenggelam baru diberitahukan oleh temannya pada saat orang tua korban mencari korban yang belum pulang sekitar pukul 13.00 WIB. Lalu barulah sore kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, mereka memberitahukan orang tua para korban kepada pihak kepolisian dan Basarnas bersama masyarakat melakukan pencarian bersama-sama. (rif)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Suami Bunuh Istri Diduga Karena Cemburu Buta

Mataram, KoranSN Seorang suami di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berinisial MA (30), dengan tega …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.