Home / Headline / 2 Pejabat Kemenag Sumsel Diperiksa Terkait Dugaan Penipuan Calon Jamaah Umroh Abu Tours

2 Pejabat Kemenag Sumsel Diperiksa Terkait Dugaan Penipuan Calon Jamaah Umroh Abu Tours

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2018-2023
Kasubag Humas Kemenag Provinsi Sumsel, Saefudin dan Kasi Haji dan Umroh Kemenag Provinsi Sumsel, Kuwat Sumarno saat menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (20/2/2018) memeriksa dua pejabat Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sumsel sebagai saksi dalam dugaan kasus penipuan keberangkatan jamaah umroh, yang diduga dilakukan oleh pihak Travel Abu Tours.

Kedua pejabat Kemenag Provinsi Sumsel tersebut yakni; Kasubag Humas, Saefudin dan Kasi Haji dan Umroh, Kuwat Sumarno.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 10.00 WIB keduanya datang ke Mapolda Sumsel didampingi dengan seorang sopir. Kemudian mereka masuk ke dalam ruang pemeriksaan Unit V Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pemeriksaan keduanya selesai lalu kedua pejabat Kemenag Sumsel ini keluar dari ruang pemeriksaan dan meninggalkan Polda Sumsel.

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro membenarkan jika penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat Kemenag Provinsi Sumsel.

“Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus penipuan calon jamaah Abu Tours. Dalam pemeriksaan, kedua saksi diajukan pertanyaan seputar regulasi atau izin oprasional Abu Tours Cabang Palembang,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, sejauh ini pihaknya belum menetapkan tersangka dalam dugaan kasus tersebut. Sebab, hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Untuk penetapan tersangkanya nanti, setelah gelar perkara. Dalam dugaan kasus ini, tidak menutup kemungkinan dari para saksi yang diperiksa ini nantinya bisa menjadi tersangka. Sedangkan untuk pihak dari Abu Tours, dalam waktu dekat juga akan kami lakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Sementara Kasubag Humas Kemenag Provinsi Sumsel, Saefudin usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi mengatakan, ia dan Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sumsel, Kuwat Sumarno mendatangi Polda Sumsel guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait dugaan kasus Abu Tour Palembang.

“Dalam pemeriksaan tersebut kami diajukan pertanyaan seputaran regulasi dan izin oprasional kantor Abu Tours Palembang. Dalam pemeriksaan tersebut kami sampaikan kepada penyidik, jika kantor Abu Tours Palembang tidak memiliki izin oprasional dari Kantor Kementerian Agama Sumsel,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin siang (12/2/2018) puluhan calon jamaah umroh telah membuat laporan ke SPKT Polda Sumsel. Laporan para korban diterima petugas dengan Nomor laporan No: LPB/188/ISI/2018/SPKT dengan terlapor Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Menindaklanjuti laporan para korban, sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang. (ded)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Bos Travel Umroh Raup Rp 20 Miliar dari Menipu 1000 Calon Jamaah Umroh & Haji di Sumsel

Palembang, KoranSN Tersangka Faorita alias Rita (47), yang merupakan Direktur PT Hasanah Barokah Sriwijaya meraup ...

error: Content is protected !!