Home / Lacak / 2 Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Pendeta di OKI Ditembak

2 Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Pendeta di OKI Ditembak

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Abdinegara. (Foto -humas polda)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Polda Sumsel dan Polres OKI berhasil menangkap dua pelaku kasus pemerkosaan dan pembunuhan Pendeta perempuan yang jenazahnya ditemukan di areal kebun sawit di Kabupaten OKI.

Kedua tersangka tersebut yakni; Nang (20) dan satu pelaku lagi merupakan anak di bawah umur yang berusia 18 tahun.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kedua tersangka, lantaran saat diminta menujukkan barang bukti handphone milik korban, kedua tersangka berkelit dan berkilah serta hendak melarikan diri.

Penangkapan kedua tersangka dibenarkan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (28/3/2019).

“Iya, Alhamdulilah belum sampai 48 jam tim dari Polda Sumsel, Polres OKI dan Polsek sudah menangkap kedua pelaku, dan Jumat besok (29/3) kira-kita pukul 15.00 WIB kira rilis, setelah bukti dan tersangka dibawa ke Polda Sumsel,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, kedua tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dengan ditembak kakinya.

“Kami menindak tegas pelaku karena saat diminta menujukkan barang bukti handphone milik korban, kedua tersangka berkilah,” tandasnya.

Baca Juga :   Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Sumsel Tak Ditahan Kejari

Diberitakan sebelumnya, seorang Pendeta perempuan di Kabupaten OKI dibunuh di kebun sawit. Jenazah korban ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki terikat ban bekas, Selasa (26/3/2019) pukul 04.30 WIB.

Bahkan saat ditemukan jenazah korban tanpa mengenakan busana sehingga diduga korban diperkosa lalu dibunuh oleh pelaku. Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang guna dilakukan visum dan otopsi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, sebelum ditemukan tewas awalnya korban bersama anak tetangganya seorang perempuan yang berusia di bawah umur, Senin sore (25/3) pukul 16.30 WIB berboncengan mengendarai sepeda motor menuju pasar untuk berbelanja. Namun saat kedua korban hendak pulang dari pasar tepatnya di lokasi kejadian, dua pelaku menghadang sepeda motor korban dengan memblokir jalan menggunakan batang kayu balok, sehingga korban menghentikan laju kendaraannya.

“Saat itulah dua orang pelaku dengan ciri ciri berbadan kurus dengan tinggi kurang lebih 165 Cm dan menggunakan baju hitam serta memakai penutup wajah memaksa korban turun dari sepeda motor. Kemudian pelaku mengikat tangan dan kaki kedua korban menggunakan ban dalam bekas sepeda motor. Awalnya korban yang anak-anak, dicekik lalu dibuang pelaku ke dalam semak-semak dengan jarak 100 meter dari TKP. Setelah itu, pelaku menyeret korban yang merupakan Pendeta ke dalam kebun sawit, lalu korban diduga diperkosa dan dibunuh oleh kedua pelaku,” ungkapnya.

Baca Juga :   Mayat Tangan Dimutilasi di Penginapan Sungai Lilin Ternyata Fera Warga Tangga Takat SU 2

Masih dikatakannya, usai kejadian pelaku hanya mengambil handphone korban, sementara sepeda motor milik korban ditinggalkan pelaku tak jauh dari TKP.

“Setelah para pelaku pergi dari loksi kejadian, ternyata korban yang masih anak-anak tadi selamat, hanya luka lecet biasa. Dimana saat kejadian, anak perempuan ini berusaha melepaskan ikatan yang berada di tangan dan kakinya. Lalu, korban anak-anak ini berlari pulang ke rumah dan memberitahukan hal tersebut kepada orang tuanya, hingga akhirnya warga dan polisi mencari keberadaan korban Pendeta, yang ternyata saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” jelasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Oknum PNS di Musirawas Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Lahan

Musirawas, KoranSN Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Musirawas, Sirtani (54) ditetapkan sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.