Kamis , Februari 21 2019
Home / Lacak / 2 Remaja Perampok Sadis di Lahat Menyerahkan Diri ke Polisi

2 Remaja Perampok Sadis di Lahat Menyerahkan Diri ke Polisi

Ilustrasi. (Foto-Net)

Lahat, KoranSN

Dua remaja berusia di bawah umur yakni ‘SI’ (15) dan ‘AP’ (15) yang keduanya warga Desa Muara Cawang, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Kedua tersangka ini merupakan pelaku perampokan sadis di kediaman korbannya Afit Adi Susanto (26), warga Desa Muara Cawang.

Menurut pengakuan korban Afit, dirinya kehilangan sepeda motor warna putih, dompet serta ponsel kesayanganya. Dirinya juga mengaku sempat diculik dan dipukuli oleh tersangka.

Sementara Kapolsek Pseksu, Iptu Indra Gunawan mengungkapkan, semua rencana jahat ini didalangi oleh residivis berinisial ‘IA’ (DPO) yang saat ini masih dalam pengejaran pihak Sat Reskrim Polsek Pseksu.

“Tersangka sudah kami amankan, kedua pemuda tanggung itu menyerahkan diri dan diantarkan keluarganya ke Polsek,” ujar Indra, Jumat (16/11/2018).

Ditambahkan Indra, sebelum merampok kedua remaja ini diajak dan diiming-imingi oleh pelaku ‘IA’. Hingga akhirnya, Selasa malam (13/11/2018) disaat korban hendak tidur para pelaku mendatangi rumah korban.

Baca Juga :   Jaksa & Polisi Geledah Rumah Tersangka Koruptor

Dalam aksinya para pelaku awalnya mengetuk pintu rumah korban, saat korban membuka pintu, salah satu tersangka langsung menodongkan golok ke leher korban.

Setelah itu lanjut Kapolsek, dari samping rumah, dua tersangka lainnya mengambil sepeda motor korban yang terparkir di ruang tamu berikut kunci kontak dan dompet korban.

“Korban saat itu diancam dan dibawa dengan dibonceng empat menggunakan motor korban ke salah satu kebun karet warga. Saat sampai ditujuan, korban mendapat perlakuan sadis dari para tersangka, korban disekap, ditelanjangi dan diikat lehernya dengan menggunakan tali akar tumbuhan dan diperlakukan tidak manusiawi,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, bahkan saat kejadian korban juga dipukuli secara bergiliran oleh para tersangka dengan menggunakan potongan kayu di beberapa bagian tubuh, hingga korban mengalami luka dan tidak sadarkan diri. Setelah menjalankan aksinya, para tersangka meninggalkan korban dengan posisi tidak berdaya, tergeletak pingsan dan telanjang.

Baca Juga :   Salah Satu Perampok Toko di Kertapati Dibekuk Polisi

“Para tersangka membawa motor berikut satu buah dompet berisikan STNK motor, KTP korban, handphone saat korban masih dalam keadaan tidak sadar,” bebernya.

Indra melanjutkan, saat meninggalkan korban, para tersangka menganggap korban sudah meninggal meninggal karena mereka siksa.

“Syukurlah korban selamat dan dan akhirnya melaporkan semua kejadian yang dialaminya,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari korban dan kerjasama masyarakat dengan pihak keluarga serta kepala desa, akhirnya kedua tersangka menyerahkan diri.

“Sedangkan untuk otak pelaku perkara ini masih dalam pengejaran, kami sudah mengantongi identitasnya. Kami akan tindak tegas bila tidak menyerahkan diri,” tegasnya. (rob)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Bocah 10 Tahun di OKI Tewas Terpanggang

Kayuagung, KoranSN Kebakaran rumah akibat korsleting listrik kembali terjadi. Kali ini menimpa rumah milik Sumardi ...