2 Tersangka Baru Dugaan Korupsi Jalan Bandara Atung Bungsu Pagaralam Dijebloskan ke Rutan Pakjo

Tersangka ‘SA’ dan ‘MA’ saat akan dilimpahkan penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel ke Kejati Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Dua tersangka baru dalam dugaan kasus korupsi pembangunan jalan akses Bandara Atung Bungsu Kota Pagaralam yang merugikan negara Rp 5,3 miliar, Jumat (18/10/2019) dijebloskan jaksa Kejati Sumsel ke sel tahanan Rutan Pakjo Kelas I A Palembang.

Kedua tersangka tersebut, yakni ‘SA’ selaku Ketua Tim Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dan ‘MA’ selaku Ketua Tim Pokja Lelang. Kedua tersangka ditahan oleh jaksa usai dilimpahkan penyidik Tipikor Polda Sumsel ke Kejati Sumsel dalam rangka tahap dua.

Kasi Penututan Kejati Sumsel, M Na’imullah SH MH mengatakan, jika pihaknya telah menerima pelimpahan kedua tersangka dan barang bukti dari penyidik Tipikor Polda Sumsel.

Baca Juga :   7 Hari Hilang, Penambang Pasir Ditemukan Tewas di Sungai Musi

“Benar, hari ini kami menerima pelimpahan kedua tersangka dalam rangka tahap dua,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, usai menerima kedua tersangka dari Polda Sumsel adapun langkah yang dilakukan pihaknya, yakni menahan kedua tersangka ke Rutan Pakjo Palembang guna persiapan persidangan yang nantinya akan digelar di Pengadilan Tipikor Palembang.

“Jadi kedua tersangka kami lakukan penahanan di Rutan Pakjo Palembang untuk persiapan persidangan,” tandasnya.

Sementara Kasubdit Penmas Polda Sumsel, AKBP Ali Ansori mengungkapkan, ‘SA’ dan ‘MA’ merupakan tersangka baru yang ditetapkan Polda Sumsel dalam kasus korupsi pembangunan jalan akses Bandara Atung Bungsu dua jalur aspal hotmix tahap 3, yang pembangunannya menggunkan APBD Kota Pagaralam senilai Rp 24 miliar.

Baca Juga :   Geng Motor Diduga Serang 5 Ulu, 1 Korban Terluka Bacok

“Dalam dugaan kasus ini terjadi kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar. Sedangkan terkait penetapan tersangka ‘SA’ dan ‘MA’ merupakan hasil pengembangan perkara sebelumnya dengan tersangka Teddy Juniastanto dan M Teguh, yang keduanya telah menjadi terpidana usai divonis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Palembang dengan hukuman 4,5 tahun penjara dan 9 tahun penjara,” tandasnya. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Hutang Rp 2 Juta Motif Pembunuhan Dodi DJ di Lorong Kemas Pasar Kuto

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Sat Reskrim Polsek IT 2 Palembang berhasil mengungkap kasus pembunuhan korban …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.