2 Tersangka Dugaan Korupsi Tugu Batas Palembang-TAA Dijebloskan ke Rutan Pakjo



Jaksa Kejari Palembang saat membawa ‘KR’ dan ‘OI’, tersangka dugaan kasus korupsi tugu batas Kota Palembang-Tanjung Api-Api menuju mobil untuk ditahan di Rutan Pakjo Palembang, Kamis sore (6/8/2020). (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

‘KR’ dan ‘OI’ tersangka dugaan korupsi proyek tugu batas Palembang-Tanjung Api-Api (TAA) yang pembangunananya menggunakan dana APBD Kota Palembang tahun 2013, Kamis (6/8/2020) dijebloskan ke Rutan Pakjo Palembang oleh Jaksa Kejari Palembang.

Ditahannya kedua tersangka setelah penyidik Tipikor Sat Reskrim Polrestabes Palembang menyerahkan kedua tersangka dan barang bukti, usai berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh kejaksaan.

Kasi Pidsus Kejari Palembang, Dede M Yasin mengatakan, kedua tersangka ditahan di Rutan Pakjo Palembang dalam rangka persiapan persidangan yang dalam waktu dekat akan digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

“Dengan ditahannya kedua tersangka maka langkah kami selanjutnya, yakni akan melimpahkan berkas perkara ke pengadilan agar kedua tersangka segera disidangkan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Jadi Korban Tabrak Lari Kapolda Patah Tulang

Masih dikatakan Dede, dalam dugaan kasus ini kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 2, Pasal 3, Pasal 9 Undang-Undang Tipikor Jo Pasal 18 Jo Pasal 55 KUHP.

“Sedangkan untuk ancaman hukumannya, yakni 1 tahun sampai 5 tahun kurungan penjara,” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskannya, untuk salah satu tersangka dalam perkara ini, yakni tersangka ‘KR’ merupakan terpidana kasus korupsi proyek tugu batas Palembang di Jakabaring.

“Jadi ‘KR’ ini sebelumnya sudah divonis hakim dalam perkara tugu batas Palembang di Jakabaring. Kini ‘KR’ yang merupakan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) ini kembali menjadi tersangka untuk dugaan kasus korupsi tugu batas Palembang-Tanjung Api-Api. Pada perkara ini, terdakwa juga telah mengembalikan sebagian uang kerugian negara sekitar Rp 300 juta dari total kerugian negara sekitar Rp 800 juta lebih,” tandasnya.

Sementara Kanit Tipikor Polrestabes Palembang, AKP Hamsal mengungkapkan, dalam dugaan kasus korupsi proyek tugu batas Palembang-Tanjung Api-Api ini adapun modus kedua tersangka yaitu melakukan pengurangan volume pekerjaan hingga menimbulkan kerugian negara.

Baca Juga :   Jajaran Motor Sport Honda Hadir di Sumsel

“Tugu batas Palembang-Tanjung Api-Api ini dibangun menggunakan APBD Kota Palembang tahun 2013 dengan jumlah pagu anggaran Rp 1,2 miliar. Namun dalam pelaksanannya kedua tersangka melakukan pengurangan volume pekerjaan sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 815 juta,” ungkapnya.

Dilanjutkan Hamsal, dengan telah diserahkannya kedua tersangka dan barang bukti ke Kejari Palembang maka selanjutnya kedua tersangka akan disidangkan oleh Jaksa di pengadilan.

“Penyerahan kedua tersangka dan barang bukti yang kami lakukan, setelah sebelumnya berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa Kejari Palembang,” tandas Hamsal. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kejati Pastikan Masih Panggil Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman, Selasa (13/4/2021) menegaskan, kedepan Kejati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.