2 Warga OKU Positif Covid-19 Diduga Terpapar di Palembang

Tampak Ruang Isolasi di RSMH Palembang. (Foto-Ferdinand/Dokumentasi)

Palembang, KoranSN

Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, Yusri yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Senin (6/4/2020) mengatakan, pasien kasus 15 dan kasus 16 positif Covid-19 yang keduanya warga OKU diduga terpapar virus Corona saat berada di Palembang.

Menurutnya, positifnya pasien kasus 15 dan kasus 16 tersebut sebelumnya telah diumumkan dirinya pada Minggu kemarin (5/4/2020).

“Berdasarkan hasil penelusuran kita usai kedua pasien ini diumumkan postif, terdapat sinyal kuat jika pasien kasus 15 dan kasus 16 yang keduanya warga OKU tersebut diduga terpapar Covid-19 di Palembang. Bahkan saat ini kami telah menemukan orang yang diduga sumber penularannya. Namun kami masih menunggu hasil laboratorium orang diduga menjadi sumber ini. Karena hasil labnya belum keluar. Apabila nanti hasil labnya orang diduga penular ini postif Covid-19 maka di Palembang terjadi transmisi lokal. Dengan demikian, kemungkinan besar Kota Palembang akan zona merah,” ungkapnya.

Dijelaskannya, jika pasien kasus 15 dan kasus 16 masih memiliki hubungan keluarga. Bahkan untuk pasien kasus 15, yang bersangkutan merupakan istri dari pasien kasus 03 laki-laki 62 tahun asal OKU.

“Jadi pasien kasus 03, kasus 15 dan kasus 16 masih berhubungan keluarga. Mereka diduga terpapar saat berada di rumah keluarganya di Kota Palembang,” terangnya.

Baca Juga :   Komjen Tito Karnavian Dilantik Jadi Kapolri Setelah Hari Bhayangkara

Masih dikatakan Yusri, dalam penelusuran yang dilakukan hingga kini Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 masih menelusuri siapa saja orang-orang yang pernah kontak dengan pasien postif tersebut.

“Dari itu kami menghimbau dan meminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi dengan jujur kepada kami yang bertugas di lapangan. Sebab, kejujuran sangat membantu kami dalam menelusuri orang-orang yang pernah kontak dengan para pasien yang postif tersebut. Sehingga kami dapat membantu dengan melakukan isolasi dan pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Lanjut Yusri, dirinya juga meminta agar masyarakat waspada dan tetap menjaga pola hidup sehat.

“Sebab dari sejumlah pasien postif di Sumsel yang telah kami umumkan, kebanyakan pasien positif hanya mengalami gejala ringan bahkan diantaranya ada yang tidak sama sekali mengalami gejala,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Suara Nusantara dari hasil jumpa pers Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, jika hingga kini di Sumsel terdapat 16 kasus pasien postif Covid-19.

Dari jumlah tersebut, empat pasien positif diantaranya warga asli Palembang. Selain itu, juga ada satu warga Jakarta yang dinyatakan postif Covid-19 saat berkunjung ke rumah keluarganya di Kota Palembang.

Adapun 16 kasus positif Covid-19 tersebut, terdiri dari; kasus 01 laki-laki 53 tahun asal Palembang yang telah meninggal dunia, kasus 02 laki-laki 52 tahun asal Prabumulih yang juga telah meninggal dunia, kasus 03 laki-laki 62 tahun asal OKU, dan kasus 04 laki-laki 51 tahun asal OKI.

Baca Juga :   Rusdi Rozali Janji Naikkan Gaji PNS 100 Persen

Kemudian, kasus 05 laki-laki 52 tahun asal Prabumulih, kasus 06 perempuan 36 tahun asal Palembang, kasus 07 perempuan 20 tahun asal OKI, kasus 08 laki-laki 44 tahun asal Jakarta yang memiliki keluarga di Palembang dan dinyatakan postif saat berada di Palembang.

Lalu, kasus 09 perempuan 42 tahun asal Prabumulih, kasus 10 laki-laki 62 tahun asal Prabumulih, kasus 11 perempuan 62 tahun asal Prabumulih. Sedangkan untuk kasus 12, seorang perempuan 52 tahun asal Palembang yang kini sudah dinyatakan sembuh dari virus Covid-19.

Selanjutnya, kasus 13 laki-laki 28 tahun warga Lubuk Linggau, kasus 14 laki-laki 40 tahun asal Palembang, kasus 15 pasien perempuan 54 tahun asal OKU dan kasus 16 pasien perempuan 61 tahun asal OKU. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dokter Jamhari Meninggal Karena Penyakit Jantung

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, Senin (25/1/2021) mengatakan, jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.