Sabtu , Februari 16 2019
Home / Lacak / 20 Ton Minyak Illegal Diamankan Polda Sumsel

20 Ton Minyak Illegal Diamankan Polda Sumsel

Tampak para sopir truk pengakut minyak illegal saat diamankan dan diperiksa di Polda Sumsel. Insert : Tampak truk dan minyak illegal di bak truk yang diamankan Subdit Tipidter Polda Sumsel. (Foto-Dedy-Ist/Koransn.com)
Tampak para sopir truk pengakut minyak illegal saat diamankan dan diperiksa di Polda Sumsel. Insert : Tampak truk dan minyak illegal di bak truk yang diamankan Subdit Tipidter Polda Sumsel. (Foto-Dedy-Ist/Koransn.com)

 

Palembang, KoranSN

Tiga kendaraan truk yang memuat 20 ton lebih minyak illegal , Minggu malam (7/8/2016) diamankan aparat kepolisian dari Unit II Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Ketiga truk tersebut ditangkap saat tengah melintas di Jalan Raya Sekayu-Lubuklinggau Kecamatan Babat Toman. Polisi yang melakukan penggeledahan mendapati tangki modifikasi berisi minyak sulingan jenis solar dan bensin di dalam bak ketiga truk.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga didampingi Panit III Unit II Tipiter Iptu Sapta, Senin (8/8/2016) mengatakan, dari penangkapan ketiga truk pihaknya mengamankan 7 orang yang terdiri 3 sopir dan 4 karnet truk ke Mapolda Sumsel.

“Untuk karnet hanya kita jadikan saksi. Sedangkan untuk sopir ketiga truk, terdiri dari; sopir truk BG 8365 JC atas nama Feri, sopir truk BG 8943 E bernama Romadhon, dan sopir truk BG 8723 UW bernama Rahman sementara ini ketiganya masih diperiksa dan akan kita naikan statusnya menjadi tersangka,” terangnya.

Baca Juga :   Bapak dan Anak Warga Lahat Ditemukan Tewas di Pertokoan Cibadak Jabar

Diungkapkannya, jika ditotalkan jumlah minyak yang diangkut oleh tiga truk tersebut sekitar 20 ton lebih. Dimana setiap truk mengakut minyak yang jumlahnya berbeda-beda.

“Untuk truk yang dikendarai oleh Feri itu memuat sekitarĀ  9,5 ton minyak illegal jenis solar sulingan. Sedangkan untuk truk yang dikendarai Romadhon memuat sekitar 7 ton minyak sulingan jenis bensin, sementara truk yang dikendarai Rahman memuat 4,2 ton minyak illegal jenis solar sulingan. Saat ini ketiga truk kita amankan di Polres Muba, sedangkan untuk 3 sopir dan 4 karnetnya kita bawa ke Mapolda Sumsel guna pemeriksaan lebihlanjut,” paparnya.

Baca Juga :   Kapolda Perintahkan Tangkap Hidup Atau Mati Perampok Toko Emas di Muara Enim

Lebih jauh dikatakannya, minyak yang diangkut ketiga truk tersebut illegal karena tidak dilengkapi dengan surat izin resmi. Dari itulah pihaknya melakukan penangkapan.

“Atas ulahnya ketiga sopir ini dijerat dengan Pasal 53 Undang-Undang Migas tahun 2010 Jo Pasal 480 KUHP,” tandasnya.

Sementara Romadhon sopir truk BG 8943 E mengutarakan, jika dirinya sudah 10 kali ini mengangkut minyak illegal. Dimana minyak yang diangkutnya tersebut berasal dari warga yang melakukan penyulingan di kawasan Dusun Muara Puyung Babat Toman.

“Truk itu milik saya sendiri. Saya hanya disater oleh Ambri warga Karang Agung untuk mengakut minyak-minyak itu. Kalau upah saya Rp 1 juta bersih, minyak yang kami angkut itu rencananya hendak diecerkan di kawasan PALI,” pungkasnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Decky Canser

Lihat Juga

Kakek di Lubuklinggau Timur Tewas Tertabrak Kereta Api

Lubuklinggau, KoranSN Seorang kakek berusia 81 tahun, bernama Bakrie beralamat di RT 03 Kelurahan Mesat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.