Home / Headline / 2,2 Juta Warga Sumsel Ditarget Imunisasi Campak dan Rubella

2,2 Juta Warga Sumsel Ditarget Imunisasi Campak dan Rubella

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
dr Rismarini saat memaparkan penularan virus campak dan rubella. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Pemerintah terus mengkampanyekan imunisasi campak atau Measles Rubella (MR) kepada masyarakat Indonesia, terutama mereka yang berusia 9 bulan sampai 15 tahun. Di Sumsel, imunisasi tersebut digelar secara gratis difokuskan di sekolah-sekolah, mulai Agustus sampai September 2018 mendatang.

Ketua Komda KIPI Sumsel dr Rismarini, SpA (K) mengatakan, kampanye MR di Sumsel ini merupakan fase kedua setelah sebelumnya dilakukan di Pulau Jawa pada periode Agustus-September 2017 lalu.

“Dari 2,2 juta anak dibawah umur 15 tahun di Sumsel, kita targetkan 95 persen diimunisasi MR. Dengan target ini, kita yakini dapat mencegah virus campak-rubella, asumsinya sisa anak yang tidak diimunisasi sebesar 5 persen itu, akan terlindungi dengan mereka yang sudah diimunisasi, tapi syaratnya minimal 95 persen terimunisasi,” ungkap Rismarini dalam acara Media Engagement berupa RoadShow dan Journalist Orientation kampanye imunisasi campak Rubella, di Hotel Amaris, Palembang, Kamis (2/8/2018). Acara ini digelar oleh Forum Kajian Jurnalisme Sumsel (FKJS).

Rismarini mengungkapkan, campak dan rubella sama-sama disebabkan oleh virus yang penularannya melalui percikan ludah dan melalui jalan napas. Virus ini menyerang semua kelompok umur dan jenis kelamin yang tidak mempunyai kekebalan terhadap virus campak dan rubella.

Menurutnya, hanya imunisasi campak dan rubella yang dapat mencegah infeksi virus. “Sampai saat ini campak dan rubella belum ditemukan obatnya, tapi kita sudah ada vaksinnya untuk pencegahan,” katanya.

Ia menjelaskan, gejala campak dan rubella sama, seperti demam, timbulnya bercak kemerahan, mata merah, timbul ruam pada muka, leher hingga ke kaki. Hanya saja, pada campak ruam yang keluar akan meninggalkan bercak hitam pada kulit, tapi untuk penyakit rubella, ruamnya akan langsung hilang.

“Ada juga pengetahuan yang berkembang di masyarakat, jika munculnya ruam ini berarti penyakitnya sembuh, padahal anggapan ini salah, karena setelah ruam keluar kita harus lihat dulu komplikasi yang disebabkan dari virus ini, karena bisa menimbulkan penyakit berat yang bisa menyebabkan kematian, tidak mau makan, inspeksi paru, memperberat penyakit Tb paru, hingga radang otak,” ujar dokter spesialis anak ini.

Virus rubella ini kata Rismarini, akan berakibat lebih fatal jika terjangkit pada ibu hamil, karena dapat mengakibatkan abortus, bayi lahir mati, bayi lahir cacat seumur hidup, buta, tuli, jantung bocor, gangguan pertumbuhan, hingga kepala kecil.

“Cara penularan dari ibu hamil ke bayi melalui plasenta, dan virus ini memiliki resiko lebih tinggi pada ibu hamil di usia kehamilan kurang dari 12 minggu, persentasenya 80 sampai 90 persen, kalau kehamilan diatas itu, persentase penularannya ke bayi 20-30 persen,” beber Rismarini.

Oleh karena itu, Rismarini mengimbau orangtua dapat mengimunisasi anak-anaknya, hingga target minimal 95 persen anak diimunisasi dapat tercapai. Ia pun memastikan, imunisasi MR ini aman dilakukan pada anak, hanya saja saat pemberian vaksin, harus melihat juga kondisi anak.

“Kondisi anak yang akan divaksin harus prima. Dalam petunjuknya anak yang sakit ringan, batuk pilek sebenarnya boleh diimunisasi, tapi biasanya petugas akan menunda pemberian vaksin itu,” ujarnya.

Ia mengingatkan, khusus untuk anak yang alergi terhadap telur, harus disampaikan kepada petugas imunisasi, karena virus campak-rubella ini dibiakkan di media telur. “Hal ini penting, agar nanti petugas yang mengimunisasi dapat melakukan langkah antisipasi jika terjadi alergi,” pungkasnya. (awj)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Disayangkan, Masih Ada Anjal Isap Lem di Seputar Pasar 16 Ilir Jelang Asian Games

Palembang, KoranSN Dua hari mendatang Palembang bakal jadi sorotan seluruh Asia. Kota yang akan menghelat ...

error: Content is protected !!