25 Pasien Diisolasi, 680 Warga Sumsel Dipantau

Juru Bicara (Jubir) Satuan tugas (Satgas) Pencegahan Corona Sumsel, Prof Yuwono. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Hingga saat ini tercatat 25 warga Sumsel diisolasi di rumah sakit karena berkatagori pasien dalam pengawasan (PDP), dan 680 orang dalam pemantauan (ODP). Demikian dikatakan Jubir Satgas Pencegahan Virus Corona Covid-19 Sumsel, Prof Yuwono, Senin (30/3/2020).

Dikatakannya, data tersebut merupakan data terbaru dari hasil pendataan Satgas Pencegahan Virus Corona Covid-19 Sumsel.

“Jadi untuk di Sumsel jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) memang terjadi kenaikan. Dimana untuk PDP kini jumlahnya menjadi 25 orang, dan ODP jumlahnya sebanyak 680 orang,” katanya.

Masih diungkapkannya, dari kasus pasien positif Covid-19 yang terjadi di Sumsel, diketahui jika pasien yang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboraturium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan memiliki perjalanan dari luar daerah.

Baca Juga :   Aneh, Orasi 2 Menit Pendemo Bubar

“Misalnya seperti pasien kasus 01 postif Covid-19 asal Palembang, pasien ini tertular Covid-19 setelah perjalanan dari Jakarta dan Yogyakarta. Hal yang sama juga terjadi dengan pasien kasus 02 asal Prabumulih, dimana si pasien ini sebelumnya juga melakukan perjalanan ke Batam dan Jakarta.

Olah karena itu, kedua pasien positif Covid-19 tersebut tertular bukan dari daerah asal mereka namun dari luar daerah,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dr Happy Tedjo Sumali usai menggelar konferensi pers di lantai satu gedung Pemerintah Kota Prabumulih bersama Gugus Depan Penanggulangan Corona Covid-19, Senin (30/3) mengatakan, dengan adanya satu kasus postif Covid-19 di Prabumulih maka pihaknya mengharapkan masyarakat mentaati peraturan pemerintah dengan mengisolasi diri di rumah, menerapkan gaya hidup sahat serta membersihkan diri dengan hand sanitizer atau sabun setiap hari.

Baca Juga :   Pemkot Palembang Kembali Lelang Jabatan

“Masyarakat harus taati peraturan pemerintah, jangan terlalu banyak aktivitas yang tidak penting,” katanya.

Ditanya mengenai kesiapan tenaga medis di Kota Prabumulih? Ia mengungkapkan, jika saat ini pemerintah telah melakukan proses pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) namun APD tersebut hingga kini belum sepenuhnya sampai ke Dinkes Prabumulih.

“Kita baru terima masker dan thermo guns dari Jakarta,” jelasnya. (ded/and)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

ASN Palembang Award Diumumkan, Ini Nama-Nama 24 ASN yang Terpilih

Palembang, KoranSN Malam Grand Final Pemilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) Palembang Awards 2020 yang berlangsung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.