Home / Gema Sriwijaya / 26 Desa di PALI Batal Jadi Desa Definitif

26 Desa di PALI Batal Jadi Desa Definitif

Kepala DPMD PALI, A Gani Akhmad. (Foto-Anas/KoranSN)

PALI, KoranSN

Sebanyak 26 Desa Persiapan di Kabupaten PALI (Panukal Abab Lematang Ilir) yang telah dikukuhkan Bupati PALI Heri Amalindo, Selasa (11/6/2019) kemarin, terancam batal menjadi Desa Definitif jika dalam kurun waktu satu tahun ke depan tidak memperlihatkan beberapa kriteria kemajuan di desa tersebut.

Hal ini lantaran ke 26 Desa Persiapan ini harus melalui berbagai tahapan yang akan dievaluasi langsung oleh tim dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, A Gani Akhmad mengatakan, apabila dalam satu tahun kedepan tidak ikuti prosedur atau tidak cukup persyaratan, maka jangan berkecil hati apabila status desa persiapan bakal dikembalikan ke desa induknya semula.

Baca Juga :   Dinas Lingkungan Hidup PALI Siapkan 51 Bentor Pengangkut Sampah

“Sudah jelas apabila dalam evaluasi ternyata Desa Persiapan tidak berkembang, tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan maka akan kita kembalikan ke desa induk,” ungkap Gani, Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, untuk usulan menjadi Desa Definitif di Bumi Serapat Serasan, saat ini berkas sebanyak 26 Desa Persiapan sudah diajukan ke Gubernur Sumsel.

Dari 26 Desa Persiapan, kata Gani, diberi kesempatan selama 1 (satu) tahun kedepan, melalui Kepala Desa harus melaporkan kegiatan serta kemajuan apa saja yang telah dicapai dan dilaporkan per enam bulan sekali.

Baca Juga :   2018, Target Optimalisasi 20 Ribu Hektar Sawah

Untuk menjadi dan dikatakan layak sebagi desa berkembang ada kriteria tertentu, seperti perkembangan pembangunannya, perkembangan sosial, adat budaya, insfratruktur di desa itu, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan sebagainya.

Dimana, hal ini tertuang dalam UU dalam surat keputusan yang diterima oleh Kepala Desa Persiapan masing-masing.

“Jika sudah dievaluasi selama setahun desa itu menunjukkan perkembangan dan kemajuan-kemajuan, maka desa tersebut dinyatakan layak berkembang. Selanjutnya akan kita usulkan ke Kementrian Dalam Negeri,” katanya. (ans)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

401 Calon Kades Gelar Deklarasi Damai

Muara Enim, KoranSN Sebanyak 401 calon kades menyatakan deklarasi damai dalam rangka pelaksanaan Pilkades serentak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.