Home / Gema Sriwijaya / 26 Desa di PALI Batal Jadi Desa Definitif

26 Desa di PALI Batal Jadi Desa Definitif

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kepala DPMD PALI, A Gani Akhmad. (Foto-Anas/KoranSN)

PALI, KoranSN

Sebanyak 26 Desa Persiapan di Kabupaten PALI (Panukal Abab Lematang Ilir) yang telah dikukuhkan Bupati PALI Heri Amalindo, Selasa (11/6/2019) kemarin, terancam batal menjadi Desa Definitif jika dalam kurun waktu satu tahun ke depan tidak memperlihatkan beberapa kriteria kemajuan di desa tersebut.

Hal ini lantaran ke 26 Desa Persiapan ini harus melalui berbagai tahapan yang akan dievaluasi langsung oleh tim dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, A Gani Akhmad mengatakan, apabila dalam satu tahun kedepan tidak ikuti prosedur atau tidak cukup persyaratan, maka jangan berkecil hati apabila status desa persiapan bakal dikembalikan ke desa induknya semula.

Baca Juga :   Januari 2016, OKI Seleksi CPNS Baru

“Sudah jelas apabila dalam evaluasi ternyata Desa Persiapan tidak berkembang, tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan maka akan kita kembalikan ke desa induk,” ungkap Gani, Kamis (13/6/2019).

Menurut dia, untuk usulan menjadi Desa Definitif di Bumi Serapat Serasan, saat ini berkas sebanyak 26 Desa Persiapan sudah diajukan ke Gubernur Sumsel.

Dari 26 Desa Persiapan, kata Gani, diberi kesempatan selama 1 (satu) tahun kedepan, melalui Kepala Desa harus melaporkan kegiatan serta kemajuan apa saja yang telah dicapai dan dilaporkan per enam bulan sekali.

Baca Juga :   Rapat Pleno KPUD Banyuasin Dijaga Ketat

Untuk menjadi dan dikatakan layak sebagi desa berkembang ada kriteria tertentu, seperti perkembangan pembangunannya, perkembangan sosial, adat budaya, insfratruktur di desa itu, pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi dan sebagainya.

Dimana, hal ini tertuang dalam UU dalam surat keputusan yang diterima oleh Kepala Desa Persiapan masing-masing.

“Jika sudah dievaluasi selama setahun desa itu menunjukkan perkembangan dan kemajuan-kemajuan, maka desa tersebut dinyatakan layak berkembang. Selanjutnya akan kita usulkan ke Kementrian Dalam Negeri,” katanya. (ans)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Pertagas dan Petro Muba Kerjasama Bangun Kilang LPG

Jakarta, KoranSN Pengelolaan jangka panjang kekayaan sumber daya energi dan mineral (ESDM) di Kabupaten Musi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.