275 Pengendara Tewas Akibat Kecelakaan

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Berdasarkan hasil evaulasi yang dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel dari bulan Januari hingga Juli 2017, tercatat 275 pengendara tewas akibat kecelakaan. Dari jumlah tersebut, para korbannya kebanyakan berusia produktif yakni 20 tahun hingga 30 tahun. Demikian dikatakan Direkrut Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso, kemarin.

Menurut Raden, hingga saat ini terdata 584 kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumsel dan mengakibatkan 316 orang menderita luka berat dan 484 orang menderita luka ringan. Dari jumlah tersebut, wilayah terjadinya kecelakaan didominasi di Kota Palembang

“Jadi kecelakaan ini banyak terjadi di wilayah Palembang dan korbannya kebanyakan pengendara sepeda motor. Adapun faktor penyebab kecelakaan diantaranya, prilaku pengendaranya yang tidak aman saat menyalip kendaraan, pengendara menerobos lampu merah dan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tingga. Selain itu, juga ada kecelakaan yang disebabkan menghindari lubang di jalan,” ungkap Raden.

Baca Juga :   Mayat di Kawah Gunung Dempo Teridentifikasi Jumadi Pendaki yang Hilang

Masih dikatakan Raden, dibandingkan dengan tahun sebelumnya angka korban kecelakaan dan angka terjadinya kecelakaan tersebut mengalami penurunan 10 persen atau belum signifikan seperti yang diharapkan.

“Penurunan jumlah tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja keras jajaran Ditlantas Polda Sumsel yang terus bekerja keras dengan meningkatkan kegiatan kepolisian seperti, preventif dan penegakan hukum serta kerjasama antara stakeholder, dan kita harap kedepan angka korban kecelakaan ini dapat lebih jauh penurunan jumlahnya,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, banyaknya korban kecelakaan diusia produktif hingga membuat pihaknya menggandeng Babinkamtibmas yang ada disemua kecamatan dan kelurahan di Sumsel untuk mensosialisasikan tata cara berkendaraan dan aturan berlalu lintas yang benar kepada masyarkat.

Baca Juga :   Buronan Kasus Curas Diringkus

“Selain itu kami juga telah melakukan rapat dengan seluruh kepala dinas pendidikan terkait tata cara berkendaraan dan aturan berlalu lintas dimasukan dalam kurikulum pelajaran PPKN di SMA. Diharapan saat ajaran baru, kurikulum ini sudah diterapkan diseluruh SMA yang berada di Provinsi Sumsel,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Brigjen Prasetijo Dituntut 2,5 Tahun Penjara Dalam Kasus Surat Palsu

Jakarta, KoranSN Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim …