Home / Lacak / 3 Pelaku Pembunuhan Sadis 2 Remaja di Muba Diringkus

3 Pelaku Pembunuhan Sadis 2 Remaja di Muba Diringkus

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Ketiga pelaku pembunuhan sadis dua remaja di bawah umur saat dihadirkan dalam rilis ungkap kasus di Polres Muba. (Foto-Sumantri/KoranSN)

Sekayu, KoranSN

Pihak kepolisian Polres Musi Banyuasin (Muba) meringkus tiga pelaku pembunuhan sadis dua remaja di bawah umur, yang jenazahnya ditemukan tergeletak di dalam parit di kebun sawit Village III Desa Tanjung Kerang perbatasan Desa Gajah Muda.

Ketiga pelaku tersebut merupakan anak laki-laki di bawah umur yang berusia 18 tahun, 17 tahun dan 16 tahun. Ketiganya ditangkap hanya dalam waktu 8 jam usai kejadian.

Dalam rilis ungkap kasus di Polres Muba, Selasa (11/6/2019) terungkap, sebelum membunuh kedua korban, ketiga pelaku awalnya, Minggu (9/6/2019) pukul 19.00 WIB melakukan pertemuan di sebuah warung di kawasan Philip III Desa Tanjung Kerang Babat Supat Muba untuk merencanakan membunuh kedua korban.

Kemudian, ketiga pelaku menunggu kedua korban di pinggir jalan yang biasa dilewati oleh kedua korban. Saat menunggu tersebutlah para pelaku menyiapakan senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna cokelat, senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna biru, senjata tajam jenis keris berukuran kecil bergagang kuning serta senjata api rakitan kecepek. Bahkan ketiga pelaku juga menggunakan penutup wajah.

Disaat kedua korban melintasi lokasi dengan berboncengan mengendarai sepeda motor, ketika itulah salah satu pelaku langsung memukul kayu ke arah korban hingga menyebabkan sepeda motor korban terjatuh. Kemudian salah satu pelaku sempat menembakan senjata api rakitan ke arah korban, namun tidak mengenai korban.

Baca Juga :   Kepergok, Pencuri Aniaya Ibu Rumah Tangga

Setelah itu ketiga pelaku langsung menyerang kedua korban dengan senjata tajam lalu menusuk tubuh kedua korban berulang-ulang kali hingga korban akhirnya tewas.

Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM menegaskan, setelah dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan dari Polsek Babat Supat dan Tim Opsnal Polres Muba, petugas akhirnya berhasil menangkap para tersangka. Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yang diantaranya senjata tajam jenis pisau dan senjata api rakitan jenis kecepek.

“Berdasarkan dari hasil pengakuan tersangka, mereka mengakui dan membenarkan akan kejadian yang dilakukan tersebut terhadap kedua korban yang mengakibatkan kedua korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Diungkapkan Kapolres, usai membunuh kedua korban para tersangka menarik jenazah kedua korban ke arah parit atau sungai kecil, lalu pelaku menutupi mayat kedua korban dengan pelepah sawit yang ada di sekitar tempat kejadian.

Setelah itu lanjut Kapolres, pelaku mengambil handphone (HP) milik kedua korban dan sepeda motor warna merah milik korban, kemudian ketiga pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Baca Juga :   Sengketa Lahan Satu Warga Tertembak, Polisi Amankan 10 Orang

“Disaat para pelaku ini di perjalanan, mereka sempat berhenti di sebuah warung untuk membagikan barang-barang milik korban yang dirampas, setelah itu ketiganya pergi ke arah Pangkalan Balai untuk menjual sepeda motor dan handphone milik korban,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolres, dalam kasus ini ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 365 KUHP ayat (4) dan atau Pasal 80 ayat (3) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan seumur hidup.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (10/6/2019) pukul 09.00 WIB digegerkan dengan penemuan dua jenazah remaja laki-laki yang di sekujur tubuh kedua korban terdapat puluhan luka tusukan senjata tajam.

Mayat kedua korban ditemukan tergeletak di dalam parit di kebun sawit Village III Desa Tanjung Kerang perbatasan Desa Gajah Muda. Kedua remaja nahas tersebut berusia 18 tahun dan 15 tahun.

Berdasarkan hasil visum, untuk korban yang berusia 18 tahun mengalami luka memar di bagian muka, luka tusuk dada kiri sebanyak 5 lubang, luka tusuk lengan tangan kiri dan kanan, luka tusuk di punggung sebanyak 34 lubang. Sedangkan korban yang berusia 15 tahun, terdapat puluhan luka tusukan di dada kiri dan dada kanan. (tri)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jalintim OKI Lumpuh, Waspadai Bandit Jalanan

Kayuagung, KoranSN Imbas lumpuhnya Jalintim akibat putusnya jembatan penghubung di Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.