3 Tewas, Satu Keluarga di Minibus Ditimpa Fuso

Ilustrasi. (foto-net)

Banyuasin, KoranSN

Diduga tidak kuat saat melintasi tanjakan menyebabkan truk fuso bermuatan pipa yang datang dari arah Palembang-Jambi, tepatnya di Kampung Tebing Dayat Kelurahan Betung, Senin malam (1/1/2018) tiba-tiba berjalan mundur lalu melindas mobil minibus warna silver dari arah yang sama, akibatnya 3 dari 5 penumpang mobil minibus tewas di lokasi kejadian.

Lima orang yang berada di dalam mobil minibus ini merupakan satu keluarga, adapun identitas korban yang meninggal dunia yakni; Asril (55), Syamsiah (72) dan Mulyadi (48). Sedangkan dua orang lainnya yang selamat dari maut yakni; Maryani (52) dan Media Triastuti (19).

Informasi yang dihimpun, para korban yang tercatat sebagai warga Kepayang Provinsi Bengkulu ini sedang menikmati liburan tahun baru dengan bersilaturahmi ke pihak besan di Kampung Baru Desa Bukit Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Namun saat melintasi lokasi kejadian, mobil minibus yang ditumpangi para korban ditimpa truk bermuatan pipa tersebut.

Lamun (47), warga setempat mengatakan, saat kejadian dirinya turut membantu para korban, bahkan dari keterangan salah satu penumpang yang selamat atas nama Maryani (52) saat bercerita kepadanya, jika ketika kejadian truk yang mengakut pipa tersebut berjalan mundur kemudian langsung menyeret mobil yang ditumpangi para korban sejuah sekira 15 meter, setelah itu truk menimpa mobil minibus hingga kondisi mobil menjadi ringsek parah.

Baca Juga :   Tiga Mantan Pemeriksa Pajak Divonis 5 dan 3 Tahun Penjara

“Pada detik-detik maut itu, korban Maryani ini mengaku sempat melompat keluar dari mobil minibus sebelum truk itu menimpa mobil. Kemudian untuk tiga korban yang meninggal dunia karena terjepit body mobil itu. Kata korban Maryani, yang meninggal dunia yakni; ibunya bernama Syamsiah, suaminya Asril dan Mulyadi adiknya yang juga sebagai sopir mobil minibus itu. Sementara untuk anaknya bernama Media Triastuti saat kejadian terjebak di dalam mobil, namun korban berhasil diselamatkan oleh warga dan hanya mengalami luka lebam serta luka lecet-lecet di bagian tubuhnya saja,” kata Lumun.

Menurutnya, korban Maryani juga bercerita kepadanya jika sebelum kejadian para korban dari Kabupaten OKI usai liburan dan bersilaturahmi dengan keluarga mereka, kemudian melanjutkan perjalanan ke Betung Banyuasin hendak menuju ke rumah besan di Kampung Baru Desa Bukit Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

“Cerita dari korban Maryani ini, sebelum kejadian ibunya yakni korban Syamsiah meminta sopir Mulyadi untuk istirahat di SPBU, tetapi dijawab oleh sopirnya ‘nanggung sudah dekat’ sehingga mereka melanjutkan perjalanan, tapi sebelum tiba di tempat tujuan terjadi kejadian ini,” ujarnya.

Baca Juga :   3 Perampok Sadis di OKUT Buron, Kapolda: Hidup Atau Mati Kami Tangkap

Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem melalui Kasat Lantas, AKP Hegy Renanta mengatakan, usai kejadian pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian guna penyelidikan kecelakaan yang terjadi.

“Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Bahkan saat kejadian, petugas langsung berjibaku mengevakuasi dan menyelamatkan para korban yang masih selamat maupun yang telah meninggal dunia,” ujarnya.

Masih dikatakannya, dalam penyelidikan kecelakaan tersebut, Selasa (1/2/2018) pihaknya kembali melakukan olah tempat kejadian guna menyempurnakan olah tempat kejadian yang telah dilakukan sebelumnya. Adapun tujuannya untuk penyelidikan lebih lanjut kecelakaan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia itu.

“Ya, kita masih lakukan penyelidikan dan pihak Jasaraharja juga langsung memberikan santuan kepada keluarga korban,” tandasnya. (sir)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Giling PG Djatiroto

Lumajang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan mesin giling di Pabrik …