Home / Seputar Polresta / 30 Kali Beraksi, Begal Bersenpi Ditembak Mati

30 Kali Beraksi, Begal Bersenpi Ditembak Mati

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah menujukkan barang bukti senjata api rakitan yang diamankan dari tersangka Leo Bungkuk. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Setelah 30 kali melancarkan aksi kejahatan begal motor dan pencurian sepeda motor, akhirnya sepak terjang tersangka Abdul Latif alias Leo Bungkuk (32) terhenti usai tewas ditembak mati pihak kepolisian Unit Pidum dan Tim Tekab Polresta Palembang.

Tewasnya tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Ki Merogan Lorong Bahagia Kecamatan Kertapati Palembang ini, seusai terlibat baku tembak dengan petugas dalam penyergapan yang dilakukan, Selasa dini hari (12/2/2019) sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan HB Motik Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, pelaku Leo Bungkuk merupakan buronan kasus begal dan Curanmor yang sudah menjadi target operasi jajaran Sat Reskrim Polresta Palembang, lantaran aksi kejahatan yang dilakukan pelaku sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Pelaku Leo Bungkuk ini sudah 30 kali melakukan begal, Curanmor bahkan ada juga bobol rumah.

Namun sejauh ini, baru ada 9 laporan kepolisian yang dibuat oleh korbannya, sebab juga ada korban yang tidak melapor. Dalam aksinya, selain melakukan Begal dan Curanmor di Kota Palembang, pelaku ini juga beraksi di wilayah Ogan Ilir dan Banyuasin,” katanya ketika menggelar ungkap kasus tewas ditembaknya tersangka Leo Bungkuk di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Baca Juga :   Menangis di Persidangan, Prada Deri Pramana Terdakwa Mutilasi Fera di Sungai Lilin Dimarah Hakim

Masih dikatakan Kapolresta, tewas tertembaknya pelaku Leo Bungkuk bermula dari penyelidikan yang dilakukan anggota Pidum dan Tim Tekab Polresta Palembang. Dimana dari penyelidikan ini diketahui jika pelaku sedang berada di daerah Kampung Baru (eks lokalisasi Teratai Putih) KM 8 Palembang, sehingga pihak kepolisian melakukan pengintaian. Tak lama kemudian, saat pelaku keluar dari kawasan Kampung Baru tepatnya di perjalanan, petugas langsung melakukan penyergapan.

“Pelaku disergap saat mengendarai sepeda motor seorang diri di Jalan HB Motik Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang. Ketika akan ditangkap, pelaku loncat dari sepeda motor lalu berlari dan bersembunyi di semak-semak. Saat itulah pelaku menembakan senjata api rakitan ke arah petugas,” ujarnya.

Baca Juga :   SMPN 26 Palembang Diamuk 'Si Jago Merah', Dua Ruang Kelas Hingga Gudang Hangus Terbakar

Diungkapkannya, karena tindakan pelaku membahayakan petugas dan warga sekitar maka pihak kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur hingga antara pelaku dan petugas terlibat baku tembak.

“Dalam baku tembak inilah tubuh pelaku tertembak puluru anggota kepolisian sehingga membuat pelaku jatuh tersungkur ke tanah. Setelah itu, pelaku dilarikan ke rumah sakit, namun saat di perjalanan pelaku meninggal dunia,” ungkapnya.

Lanjut Kapolresta, tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku kejahatan yang melawan dan membahayakan saat dilakukan penangkapan, kedepannya tetap dilakukan oleh pihaknya.

“Seperti pelaku Leo Bungkuk ini, karena dia melawan saat ditangkap makanya kami tindak tegas hingga pelaku tewas, dan ini merupakan komitmen kami,” tegas Kapolresta.

Lebih jauh diungkapkannya, dari penangkapan yang berujung tewas tertembaknya pelaku, diamankan senjumlah barang bukti diantaranya; satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan amunisinya, kunci Y, senjata tajam jenis pisau dan sepeda motor jenis matic tanpa plat.

“Walaupun kini pelaku sudah tewas namun kasusnya masih terus kami kembangkan. Hal ini dilakukan karena masih ada pelaku lainnya yang merupakan komplotan pelaku Leo Bungkuk yang belum tertangkap,” pungkas Kapolresta. (ded)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Sidang 4 Terdakwa Dugaan Korupsi Tugu Batas Palembang, 26 Saksi Diperiksa Secara Bergilir

Palembang, KoranSN Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Palembang akan menghadirkan 26 saksi dalam persidangan empat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.