Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / 30 Pelajar MTS Al Mashri Dapat Penyuluhan Keselamatan Berlalu Lintas

30 Pelajar MTS Al Mashri Dapat Penyuluhan Keselamatan Berlalu Lintas


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Sat Lantas Polres Banyuasin memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) keselamatan berlalu lintas kepada 30 pelajar MTS Al Mashri Kabupaten Banyuasin. (foto-istimewa)

Banyuasin, KoranSN

Sat Lantas Polres Banyuasin melalui Unit Dikyasa memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) keselamatan berlalu lintas kepada 30 pelajar MTS Al Mashri Kabupaten Banyuasin, Selasa (4/12/2018) pagi.

Kegiatan yang diberi nama “Police Goes To School” yang merupakan program Polres Banyuasin dalam memberikan pemahaman tentang keselamatan dalam berlalu lintas kepada para pelajar sekolah yang ada di Kabupaten Banyuasin.

Baca Juga :   Lima Bapaslon Pilkada Banyuasin Masih Belum Lengkapi Syarat Administrasi

Giat pembinaan dan penyuluhan tertib serta keselamatan berlalu lintas tersebut bertujuan untuk meningkatkan pribadi yang tertib berlalu lintas dengan mematuhi aturan maupun rambu lalu lintas sehingga tidak melakukan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem, SIK melalui Kasat Lantas AKP Sukiman saat dikonfirmasi mengatakan bahwa maraknya pengendara motor oleh pelajar tingkat menengah pertama atau anak dibawah umur saat ini mendapatkan atensi khusus dari Kapolda Sumsel.

“Beberapa pelanggaran serta kecelakaan yang melibatkan pelajar, maka perlu kita intensifkan program ini,” kata Kasat Lantas AKP Sukiman.

Baca Juga :   Jelang Pelantikan Wawako, 400 Undangan Bakal Disebar

Dikatakannya, kegiatan Binluh ini sebagai bagian dari upaya dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Banyuasin khususnya yang melibatkan pelajar.

“Giat ini merupakan edukasi buat para pelajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” imbuh Kasat Lantas.

Selain itu, Sukiman juga menekankan akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dengan kembali memperhatikan hal-hal yang sering disepelekan seperti penggunaan helm berstandar SNI sebagai pengaman kepala.

“Bagi pelajar menengah pertama atau anak dibawah umur, yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas maupun membahayakan pengguna jalan lain sangat besar,” pungkasnya. (sir)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Bupati Dodi Cairkan THR ASN dan PTT Muba Lebih Cepat

Sekayu, KoranSN Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.