30 Saksi Akan Dihadirkan di Sidang OTT Bupati Muara Enim

Humas Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, Abu Hanifah SH MH. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Sekitar 30 saksi lebih akan dihadirkan dalam persidangan Ketua DPRD Muara Enim nonaktif Aries HB dan Plt Kepala Dinas PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi, yang keduanya tersangka baru dalam kasus OTT suap proyek Bupati Muara Enim.

Demikian dikatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, M Riduan SH MH, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, para saksi tersebut akan dihadirkan dalam persidangan yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, yang sidangnya perdananya dimulai pada Senin 14 September 2020.

“Jadi Senin nanti sidang perdananya,” ujarnya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk saksi dalam perkara kedua tersangka yang berjumlah sekitar 30 orang, diantaranya merupakan saksi dari anggota DPRD Mura Enim.

“Dari jumlah saksi tersebut ada juga saksi yang dihadirkan dalam sidang perkara sebelumnya (Ahmad Yani, A Elvin MZ Muchtar, dan Robi Okta Fahlefi), yang ketiganya sudah divonis Hakim,” tandasnya.

Baca Juga :   Diduga Terima Suap Rp 5,3 M Terkait Seleksi Penerimaan Anggota Polda Sumsel, Oknum Kombes (Purn) & AKBP Aktif Dijebloskan ke Rutan Pakjo

Sementara Humas Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, Abu Hanifah SH MH mengatakan, dalam persidangan tersebut nantinya para saksi
akan mengikuti persidangan dari Kejari Muara Enim.

“Hal ini dikarenakan persidangannya kan digelar secara virtual untuk pencegahan Covid-19. Dimana dalam sidang ini untuk tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi mengikuti sidang dari Rutan Pakjo, sedangka saksi-saksi akan mengikuti sidang virtual dari Kejari Muara Enim,” ungkapnya.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan, terkait saksi-saksi dalam sidang tersebut akan mengikuti persidangan dari Kejari Muara Enim, tentunya KPK telah berkoordinasi dengan Kejari Muara Enim.

“Jadi biasanya KPK yang langsung berkoordinasi dengan Kejari Muara Enim, karena saksi-saksinya kan mengikuti persidangan secara virtual dari sana (Muara Enim),” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kamis sore (3/9/2020) JPU KPK telah memindahkan tahanan tersangka Aries HB dan Ramlan Suryadi dari Rutan KPK ke Rutan Pakjo Palembang. Kemudian keesokan harinya, Jumat (4/9/2020) JPU KPK menyerahkan berkar perkara kedua tersangka ke Pengadilan Negeri Tipikor Palembang dalam rangka persiapan persidangan.

Baca Juga :   Bupati Muara Enim Tinjau Pos Pelayanan Mudik

Sekedar mengingatkan, dalam perkara ini Ahmad Yani selaku Bupati Muara Enim yang menjabat saat kasus ini terjadi telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang, dengaan hukuman pidana 5 tahun penjara.

Sedangkan A Elvin MZ Muchtar yang ketika kasus ini terjadi menjabat sebagai Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Muara Enim divonis Hakim 4 tahun penjara. Kemudian, Robi Okta Fahlefi selaku kontraktor yang memberikan suap divonis Hakim dengan hukuman pidana 3 tahun penjara. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

5 Pasangan Mesum Terjaring Razia Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Polsek Kemuning Palembang, Sabtu malam (26/9/2020) melakukan razia yustisi/Gakkum (penegakkan hukum) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.