Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / 300 Anggota KMA Desa Tabuan Asri Tolak Teken Utang

300 Anggota KMA Desa Tabuan Asri Tolak Teken Utang

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Suasana RAT V Tahun 2017 di Gedung Balai Keserasian. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Sebanyak 300 anggota aktif Koperasi Mitra Asri (KMA) Desa Tabuan Asri Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin yang menghadiri acara rapat anggota tahunan (RAT) V tahun 2017 di gedung Balai Keserasian, Sabtu (31/3/2018) sepakat menolak menandatangani utang berupa pembangunan kebun plasma pada salah satu persuhaaan yang beroperasi di desa itu, yang satu hektarnya sebesar Rp 58 juta lebih.

“Saya bangga dengan ide dan gagasan dengan Ketua KMA Ir Eliver Simanjuntak selama kepemimpinanya selama satu setengah periode itu dengan tegas menolak untuk meneken nilai utang,” ucap Waluyo, salah satu anggota usai mengikuti RAT.

Waluyo juga meminta pada Ketua KMA yang baru terpilih untuk tidak menandatangani nilai utang anggota yang dianggap memberatkan dan tidak menggunakan acuan yang jelas dari pemerintah dan tidak sesuai tahun tanam kebun sawit.

“Untuk menghadapi perusahaan ini kita harus ada satu misi dan kompak. Sebab, lahan punya kita sebagai anggota KMA, sertifikat pun masih ada di kita, artinya perusahaan itu hanya menumpang tanam kelapa sawit di kebun kita, maka jika pihak perusahaan tidak mau duduk bareng melakukan musyawarah guna mendapatkan kata mufakat, silahkan tanam tumbuh milik perusahaan itu dicabut dan ditanam di kebun perusahaan sendiri,” timpal Yogi, anggota KMA lainnya.

Yogi menilai, dalam satu tahun yakni tahun 2017 sudah berapa kali perusahaan tersebut berganti pimpinan, apalagi mereka membawa hasil pertemuan dengan anggota dari hasil kesepakatan ke pihak pemilik saham perusahaan, tak lama dari itu posisi manager pun cepat diganti orang lain.

“Maka setiap kali KMA ada rapat, walau pun diundang resmi memakai surat maupun via telepon dari pihak perusahaan tidak pernah hadir, apalagi jika rapatnya membahas masalah kemitraan dan utang anggota terhadap perusahaan,” ujarnya.

Kepala Desa Tabuan Asri, Farida Rusdiana pada sambutannya pada RAT Koperasi Mitra Asri berharap, usaha koperasi itu bisa memberikan keuntungan kepada anggotanya dan meminta kepada perusahaan tidak merugikan masyarakat.

Sementara itu anggota mengharap sangat kepada Untung selaku ketua terpilih pasca mundurnya Eliver untuk lebih memihak kepada anggota KMA dan jangan sampai mau menandatangani nilai utang yang tidak berdasar dan memberatkan para anggota.

Ketua KMA Tabuan Asri terpilih Untung mengatakan, setelah ada serah terima aset KMA dari ketua yang lama, tentu akan melaksanakan amanat anggota sesuai prosedur dan aturan perkoperasian yang ada.

“Saya berharap seluruh anggota satu suara dan kompak, sehingga akan mudah mencapai satu tujuan, karena koperasi itu yang kuasa penuh pada anggota,” ujarnya. (sir)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Bulog Lubuklinggau Siapkan 1,2 Pikul Daging Beku

Lubuklinggau, KoranSN Bulog Lubuklinggau menyiapkan 1,2 pikul atau 1.200 Kg stok daging beku dengan harga ...

error: Content is protected !!