300 Peserta Meriahkan Festival Panti Asuhan 2017

TABUH BEDUG – Peserta Festival Panti Asuhan 2017 saat mengikuti Lomba Tabuh Bedug, Minggu (11/6/2017). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sekitar 300 peserta antusias mengikuti rangkaian lomba Festival Panti Asuhan 2017, Minggu (11/6) di Taman Kota Kambang Iwak Park Palembang. Dalam perlombaan yang diikuti peserta dari 14 panti asuhan di seluruh Sumsel, para peserta yang semuanya merupakan anak-anak panti asuhan bersaing dalam kemeriahan untuk memperebutkan juara dalam lima tangkai perlombaan.

Adapun lima tangkai perlombaan tersebut diantaranya; Lomba Puisi, Mewarnai, Pukul Beduk, Lomba Juara 1 dan Lomba Tausiah serta Lomba Yel-Yel MPD.

Seluruh peserta semuanya berasal dari panti asuhan dan ada empat panti asuhan dari daerah juga ikut dalam kemeriahan acara yakni; panti asuhan dari Kabupaten Ogan Ilir (OI), Banyuasin, Prabumulih dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Direktur Utama Pandu Tani Indonesia (PATANI) Sumsel, Sarjan Tahir mengatakan, festival panti asuhan sendiri sudah dimulai sejak tahun 1993 dan diselenggarakan setiap tahun pada Bulan Ramadhan serta sekaligus ajang untuk mengevaluasi kepengurusan setiap tahunnya.

“Diadakannya kegiatan ini agar anak panti bisa menyalurkan kreatifitas serta bakat mereka, kita ingin memberi ruang kepada anak panti agar bisa bersaing dengan anak – anak lainnya, yang mempunyai keluarga di luar sana,” jelasnya.

Baca Juga :   Tim Khusus Buru Para Pelaku Begal di Sumsel

Dilanjutkannya, kegiatan festival panti asuhan ini dimaksudkan untuk lebih memberikan keceriaan kepada anak panti agar lebih bisa berekspresi meluapkan ekspresinya di dalam festival tahunan ini. Dengan adanya festival ini diharapkan kepada anak panti agar muncul kepercayaan diri agar bisa mewujudkan cita-citanya lebih baik di masa mendatang.

“Pada festival ini kita harapkan anak panti bisa menampilkan bakat dan kemampuannya di hadapan publik, guna membangkitkan kepercayaan mereka demi masa depan yang baik dimasa mendatang,” imbuhnya.

Masih kata Sarjan, kedepan konsep fastival panti asuhan ini akan di adu bukan hanya dengan kontek di Kota Palembang. Namun, bisa di gandengkan dengan kontek perdaerah.

Sementara itu Ketua Panitia Festival Panti Asuhan 2017, Hari Siswanto mengatakan, kegiatan ini diadakan selama satu hari dengan memperlombakan lima tangkai perlombaan.

“Rangkaian acaranya dari pagi sudah memperlombakan beberapa perlombaan, siang harinya acara pembukaan serta dilanjutkan dengan perlombaan yang lainnya sampai dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba,” jelasnya.

Baca Juga :   Buku Catatan Ungkap Aliran Uang Suap OTT Bupati Muara Enim

Ia melanjutkan, dana kegiatan ini berasal dari kas PATANI dan dibantu dengan sumbangan dari beberapa relawan serta ada juga pemberian penghargaan dari Pengurus Pusat PATANI kepada tujuh tokoh yang berpengaruh pada bidangnya di Sumsel.

“Ketujuh tokoh yang mendapatkan penghargaan tersebut diantaranya; Wakil Bupati OKI, H M Rifai sebagai tokoh penggerak pertanian, M Akbar Alvaro sebagai tokoh penggerak sosial dan kemasyarakatan, Prof Andi Mulyana dari akademisi dan tokoh penggerak pertanian modern, M Sutrisno sebagai tokoh penggerak pertanian kelapa, Dudy Oskandar jurnalis sebagai tokoh jurnalis penggali sejarah Palembang, Anita Silviani sebagai tokoh bidang keagamaan khusus penyelenggara haji dan umroh dan H Syaiful Islam sebagai tokoh pengembangan tanaman dan buah-buahan,” tandasnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Anggota DPRD Muara Enim Bantah Terima Fee Proyek, JPU KPK Ingatkan 3 Tahun Penjara Untuk Pidana Keterangan Palsu

Palembang, KoranSN Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Ricky BM, Selasa (24/11/2020) mengingatkan ancaman tiga tahun …