Minggu , Januari 20 2019
Home / Politik dan Pemerintahan / 34 Calon Anggota Bawaslu Nyatakan Mosi Tak Percaya ke Timsel

34 Calon Anggota Bawaslu Nyatakan Mosi Tak Percaya ke Timsel

Persatuan Jaksa Indonesia
Kuasa Hukum Sapriadi Syamsudin menunjukkan pernyataan mosi tak percaya terhadap Timsel. (foto-anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 34 peserta seleksi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang sebelumnya dinyatakan gugur oleh tim seleksi (Timsel) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Timsel. Mereka meminta Timsel transparan dengan proses seleksi mulai dari fit and propert test, computer assesment test (CAT), dan tes wawancara.

Nur Hasanah, sebagai salah satu peserta yang mewakili 34 peserta yang gugur seleksi Bawaslu mengatakan, mosi tidak percaya terhadap Timsel tersebut juga diteruskan ke Bawaslu RI.

“Sejak awal memang sudah ada kejanggalan yang kami rasakan pada proses seleksi Bawaslu ini. Salah satunya saat CAT, timsel mengatur untuk peserta yang tidak mengikuti CAT tidak akan lolos ke tes berikutnya. Tapi faktanya malah ada tes susulan bagi peserta yang tidak sempat mengikuti CAT, itu saja sudah melanggar secara administratif,” tukas Nur dalam keterangan persnya, Senin (13/8/2018).

Baca Juga :   Ketua DPD Hanura Sumsel Diberhentikan

Oleh karena itu, pihaknya melalui kuasa hukum sudah menyurati Timsel agar seluruh proses seleksi diinformasikan kepada peserta sebagai bentuk transparansi.

“Kita ingin proses seleksi ini berjalan dengan benar. Jangan sampai mendzolimi orang yang punya potensi menjadi anggota Bawaslu, malah gagal karena adanya dugaan pungli,” tegasnya.

Sementara, Kuasa Hukum dari peserta yang menuntut Timsel Bawaslu, Sapriadi Syamsudin SH mengatakan isu pungli pada seleksi anggota Bawaslu yang dilakukan oknum timsel harus mendapat tindakan tegas dan peringatan keras dari Bawaslu Sumsel.

Baca Juga :   Dana Dipangkas 50 Persen, Pembangunan LRT Tetap Dilanjut

“Kami mohon ada tindakan tegas dari Bawaslu Sumsel dengan dugaan pungli tersebut. Kami juga ingin ada penundaan pelantikan dan pengangkatan dari semua hasil seleksi anggota bawaslu,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Timsel Wilayah II, Mada mengungkapkan bahwa Timsel telah menuntaskan tugas dengan menyerahkan 10 nama kepada Bawaslu provinsi. Nantinya Bawaslu RI yang akan menentukan siapa yang ditetapkan sebagai anggota komisioner Bawaslu kabupaten/kota.

“Bukan kewenangan kami lagi, karena proses yang dilakukan oleh timsel sudah selesai,” pungkas Mada. (awj)

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Gubernur Tolak Izin Penambangan Batubara di Batumarta

Baturaja, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru menegaskan, dirinya tidak akan pernah memberikan izin ...