Home / Headline / 3,8 Kg Sabu Tujuan Bali Diblender BNNP Sumsel

3,8 Kg Sabu Tujuan Bali Diblender BNNP Sumsel


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
MUSNAHKAN SABU – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatra Selatan disaksikan puhak dari kepolisian , Kejaksaan dan tokoh masyarakat memusnahkan sebanyak 4 kg sabu yang rencananya akan dikirim ke Bali, Kamis (10/8/2017). (foto-ferdinand/korasn.com)

Palembang, KoranSN

Sebanyak 3.888,73 gram atau 3,8 kilogram (Kg) narkoba jeni sabu hasil tangkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel terhadap kurir yang hendak menyelundupkan sabu ke Bali, Kamis (10/8/2017) dimusnahkan dengan cara diblender.

Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol Anton Hutabarat mengatakan, pemusnahan sabu hasil penangkapan tersangka kurir narkoba ini dilakukan sebagai upaya menghindari adanya penyalahgunaan oleh petugas.

“Barang bukti itu awalnya diamankan dari empat orang, mereka yakni; ‘EN’ (31) dan ‘EH’ (36), keduanya warga Jawa Timur serta ‘SA’ dan ‘ID’, yang keduanya warga asal Aceh. Dari hasil pemeriksaan hanya tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni, ‘EN’, ‘EH’, ‘SA’ sementara untuk ‘ID’ dilepaskan, karena hanya ikut-ikutan dan tidak mengetahui bahwa ketiga rekannya yang lainnya menyelundupkan sabu,” jelas Anton.

Baca Juga :   Pembantu dan Tetangga Korban yang Tewas Satu Keluarga di Vila Kebun Sirih Tak Dengar Suara Tembakan

Dilanjutkannya, barang bukti sabu tersebut dilakukan pemusnahan setelah adanya penetapan dari Kejaksaan Negeri.

“Kalau total barang bukti sebenarnya jumlahnya 4 Kg sabu. Namun
tidak semuanya kita musnahkan, sebab ada yang disisakan untuk menjadi barang bukti di persidangan. Oleh karena itulah sabu yang kita musnahkan jumlahnya hanya 3.888,73 gram,” paparnya.

Masih diungkapkannya, BNN Sumsel saat ini masih terus melakukan pengembangan terhadap kasusnya, bahkan pihaknya terus melaksanakan koordinasi dengan BNNP Bali dan Polda Bali. Sebab barang bukti sabu tersebut rencananya hendak dikirim ke Bali.

Baca Juga :   GM PLN Budi Pangestu Minta Maaf Atas Pemadaman Listrik, Berharap Hujan Segerah Turun

“Sebelumnya kita dan Polda Bali pernah dua kali menangkap tersangka pengiriman 5000 ekstasi dan setengah kilogram sabu di bandara Bali. Koordinasi kita dengan mereka sebagai upaya untuk mengetahui mengenai jaringan narkoba di Sumatera hingga Bali. Apalagi, Sumsel hanya sebagai daerah perlintasan saja makanya kita terus berkoordinasi,” terangnya.

Masih kata Anton, hingga saat ini Polda Bali masih melakukan pelacakan kepada pelaku-pelaku lainnya terkait dengan sabu ini. “Penyidikan kasus ini tidak berhenti disini saja. Kita akan lebih mengintensifkan upaya mengungkap peredaran sabu di daerah lain,” tandasnya. (den)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

2 Eksekutor Pembunuh Calon Pendeta di OKI Terancam Pidana Mati

Palembang, KoranSN Tersangka Nang (20) dan Hendri (18), yang merupakan eksekutor pembunuhan sadis calon pendeta …