4.141 Korban Banjir Padati 12 Pengungsian di Kota Gorontalo

Banjir bandang di Kota Gorontalo, Jumat (3/7/2020). (foto-antaranews)

Gorontalo, KoranSN

Berdasarkan data Taruna Siaga Bencana (Tagana), ada 4.141 korban banjir memadati 12 lokasi pengungsian di Kota Gorontalo, Jumat malam (3/7/2020).

Lokasi pengungsian di antaranya gedung Bele Li Mbui, aula kantor walikota, Kantor Kesdim, Kantor Dinas Kehutanan provinsi, dan sejumlah masjid dan sekolah.

Warga mulai mengungsi sejak pukul 17.00 Wita, karena Sungai Bone mulai meluap dan masuk ke pemukiman warga.

Kelurahan yang terendam banjir adalah Bugis, Padebuolo, Ipilo, Heledulaa Selatan dan Botu.

“Silahkan tinggal sementara di pengungsian ini, pemda yang akan memenuhi kebutuhan bapak ibu termasuk pengobatan bila ada yang sakit,” kata Walikota Gorontalo Marten Taha saat mengunjungi pengungsian di Bele Li Mbui.

Baca Juga :   572 Peserta Tes CPNS Musirawas Lulus Tes SKD

Menurutnya, sampai saat ini proses evakuasi warga masih terus berlangsung.

Salah seorang pengungsi, Endang Sumu mengatakan pada banjir kali ini ia dan keluarganya masih sempat menyelamatkan barang-barang dan segera mengungsi.

“Banjir bulan lalu kami panik karena air cepat naik, jadi tidak ada persiapan.Hanya mengungsi dengan pakaian di badan,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan pukul 21.30 Wita, air terus naik di Kelurahan Bugis dan sekitarnya.

Sebelumnya, banjir bandang juga melanda Kota Gorontalo pada 11 Juni 2020, akibat luapan Sungai Bone. Banjir tersebut melanda 48 kelurahan dan desa di Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kinerja Pertanian Perlu Lebih Didorong dengan Modernisasi Teknologi

Jakarta, KoranSN Kinerja sektor pertanian perlu lebih didorong lagi dengan lebih banyak ditopang berbagai bentuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.