Senin , Oktober 22 2018
Home / Gema Sriwijaya / Empat Lawang / 5 Daerah Rawan Banjir Bandang, BPBD Imbau Intensifkan Koordinasi

5 Daerah Rawan Banjir Bandang, BPBD Imbau Intensifkan Koordinasi

Rapat koordinasi siaga bencana  yang dipimpin oleh Staf khusus gubernur bidang penanggulangan bencana di BPBD Sumsel.
Rapat koordinasi siaga bencana yang dipimpin oleh Staf khusus gubernur bidang penanggulangan bencana di BPBD Sumsel.

Palembang, KoranSN

Berdasarkan pendataan dari Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel sebanyak 5 daerah di Sumsel rawan terhadap banjir bandang. Demikian diungkapkan Staf Khusus Gubernur bidang Penanggulangan Bencana Alam, Yulizar Dinoto saat ditemui, Selasa (18/10/2016).

Dijelaskannya, kelima daerah tersebut yakni Empat Lawang, Muara Enim, Muratara, OKUS, dan Pagaralam. Menurutnya, terjadinya banjir ini disebabkan oleh pendangkalan terhadap induk sungai. Karena itu, salah satu upaya yang harus dilakukan yakni normalisasi terhadap sungai agar arus dapat lancar.

“Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumsel telah melakukan normalisasi terhadap 2 induk sungai,” terangnya.

Selain itu, lanjut Yulizar, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa dinas terkait seperti Dinas Sosial (Dinsos), BPBD seluruh kabupaten dan kota, serta intansi terkait lainnya, agar penanggulangan dan pemberian bantuan dapat dilakukan sedini mungkin.

Baca Juga :   Taruna Akpol Bantu Panti Asuhan di Lahat

“Kami harap para intansi siap siaga untuk mengatasi banjir yang saat ini mengancam,” tegasnya.

Disinggung soal banjir yang terjadi di Kota Palembang, dirinya menghimbau agar Pemkot Palembang lebih intensif untuk berkoordinasi agar penanggulangan cepat dilakukan seperti ketika banjir langsung meminta bantuan kepada BBWS untuk meminjam pompa yang besar agar air dapat disedot.

“Banjir di Kota Palembang ini dikarenakan genangan akibat drainase yang kurang baik. Jika tidak cepat diatasi maka kami akan langsung bergerak tanpa harus berkoordinasi lagi karena sifatnya hanya menyedot. Jadi tak perlu koordinasi,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Iriansyah juga menghimbau kepada Pemkot Palembang agar lebih intensif untuk melakukan koordinasi terutama penangangan banjir di Kota Palembang. Mengingat saat ini akan memasuki musim hujan. “Kami harap Pemkot lebih intensif lagi berkoordinasi karena saat ini fokus jajaran Pemkot Palembang hanya pemadaman kebakaran tapi bukan terfokus pada penanggulangan banjir,” singkatnya.

Baca Juga :   Pangdam dan Kapolda Turun Langsung Padamkan Titik Api

Ditempat yang sama, Kepala BMKG Bandara, Agus Santoso menakui, perlu diwaspadai dampak dari curah hujan yang tinggi sekitar 401-500 mm di Sumsel mulai bulan nvember 2016 adalah Muba, Banyuasin, Palembang, dan Desember di daerah Lahat, Muara Enim, PALI, OKI, dan kategori yang lebih tinggi dari 500 adalah Muara enim yakni Gunung Megang bagian barat.

“Untuk Oktober sendiri sebagian besar curah hujan juga sudah diatas normal seperti daerah Muba, Banyuasin, Palembang, OI dan lain sebagainya,” tandasnya. (wik)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : awik obsesi

awik obsesi

Lihat Juga

Selamatkan Sriwijaya FC, Herman Deru Bentuk 2 Tim

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel Herman Deru mengambil langkah konkrit menyelamatkan klub kebanggaan Wong Kito, Sriwijaya ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!