Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Headline / 5 Komisioner KPU Palembang Resmi Jadi Terdakwa Dugaan Pidana Pemilu, Eftiyani: Kami No Comment

5 Komisioner KPU Palembang Resmi Jadi Terdakwa Dugaan Pidana Pemilu, Eftiyani: Kami No Comment

Kelima terdakwa  komisioner KPU Kota Palembang saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri klas 1A Palembang, Jumat (5/7/2019). (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Lima komisioner KPU Palembang tersangka pidana Pemilu saat ini resmi menyandang status terdakwa. Hal ini dikarenakan, Jumat (5/7/2019) kelimanya telah menjalani sidang perdana dengan agenda dakwaan di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang.

Adapun kelima terdakwa tersebut yakni; Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani, Komisioner KPU Palembang Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Alex Berzili dan Komisioner KPU Palembang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Syafarudin Adam.

Kemudian, Komisioner KPU Palembang Divisi Hukum dan Pengawasan, Abdul Malik serta Komisioner KPU Palembang Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Yetty Oktarina.

Baca Juga :   Dua Buronan Pembobol SDN 32 Berhasil Diringkus

Persidangan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Erma Suhartini SH MH dengan Hakim Anggota Mulyadi SH MH dan Subur Susatyo SH HM.

Dalam persidangan, Tim Jaksa Penuntut Umum yang terdiri dari Ursula Dewi, Indah Kumala Dewi dan Riko Budiman mendakwa kelima terdakwa melanggar Pasal 554 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, dan Pasal 510 Undang-Undang Nomor 07 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca Juga :   AKBP Suwandi: Keberangkatan Calon Jamaah Umroh Itu Urusan Abu Tours, Kami Fokus Penyelidikan

Jaksa mendakwakan pasal tersebut, lantaran kelima terdakwa dinilai telah menghilangkan sejumlah hak suara masyarakat di kawasan Kecamatan IT II Palembang pada pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 lalu.

Usai persidangan, terdakwa Eftiyani yang juga mewakili terdakwa lainnya enggan berkomentar terkait persidangan dengan agenda dakwaan tersebut.

“Kami no cemment dek, ke pengecara kami saja,” ujar Eftiyani sembari berjalan keluar dari ruang sidang.

Sementara Kuasa Hukum kelima terdakwa, Rusli Bastari mengatakan, ada beberapa point keberatan pihaknya terkait dakwaan jaksa, diantara dakwaan dinilainya tidak cermat.

“Tentunya kami selaku kuasa hukum
akan melakukan pembelaan, bahkan dalam proses persidangan nanti kami akan menghadirkan tiga saksi adecart (saksi yang meringankan) dan dua saksi ahli,” tandasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

2 Jam Bos PT PDPDE Gas Diperiksa Kejati Sumsel Terkait Dugaan Korupsi Jual Beli Gas

Palembang, KoranSN Selama dua jam bos atau Direktur Utama PT PDPDE Gas, Yasser Arafat, Rabu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.