5 Komisioner KPU Palembang Tidak Hadir Tahap Dua ke Jaksa, Eftiyani: Maaf Kami Rapat

Ketua KPU Palembang, Eftiyani (kemeja putih) saat meninggalkan ruang Pidsus usai diperiksa. (foto-dok/ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Lima tersangka Komisioner KPU Palembang, Senin (1/7/2019) tidak hadir dalam penyerahan tahap dua perkara dugaan pidana Pemilu yang dilakukan Penyidik Gakkumdu Polresta Palembang ke Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang.

Terkait tidak hadirnya kelima tersangka tersebut, Ketua KPU Palembang Eftiyani yang merupakan salah satu tersangka dalam dugaan kasus ini saat dikoonfirmasi Suara Nusantara mengungkapkan, jika ketidakhadiran dirinya dan Komisioner KPU Palembang lainnya karena dihari tersebut pihaknya sedang melakukan rapat.

“Maaf yo dek, tadi kami rapat,” ujarnya sembari menutup telepon.

Untuk diketahui, penetapan kelima tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polresta Palembang terkait laporan dari Bawaslu Palembang. Usai ditetapkan menjadi tersangka, Rabu (19//2019) penyidik Sentra Gakkumdu Polresta Palembang melimpahkan berkas perkara dan barang bukti kelima tersangka ke Jaksa Sentra Gakkumdu Kejari Palembang.

Namun setelah berkas perkara diteliti, Senin (24/6/2019) berkas perkara tersebut dinyatakan Kejari Palembang kurang lengkap atau P19, sehingga berkas dikembalikan jaksa ke penyidik untuk dilengkapi. Kemudian usai berkas perkara yang P19 dilengkapi, penyidik kepolisian kembali menyerahkan berkas perkara tersebut ke jaksa pada Rabu (26/6/2019) hingga akhirnya, Kamis (27/6/2019) berkas perkara dinyatakan jaksa lengkap atau P21.

Baca Juga :   Ketua DPRD Muara Enim Nonaktif & Plt Kadis PUPR Terdakwa OTT Suap Proyek Terancam 4 Tahun Penjara

Kanit Pidkor Polresta Palembang, Iptu Hamsal saat dikoonfirmasi, Minggu (30/6/2019) mengatakan, dengan dinyatakan berkas perkara P21 maka pihaknya Senin (1/7/2019) melakukan tahap dua ke lima Komisoner KPU Palembang ke Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang.

“Setelah berkas perkara yang P19 kami lengkapi dan kembali diserahkan ke jaksa, akhirnya pada Kamis 27 Juni 2019 kemarin, berkas perkara tersebut dinyatakan P21 oleh Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang. Untuk itulah tahap selanjutnya kami melakukan tahap dua, yakni menyerahkan para tersangka dan barang bukti,” ungkapnya saat itu.

Terpisah, Tim Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang, Riko Budiman ketika itu membenarkan jika pihaknya sudah menyatakan berkas perkara lima tersangka Komisioner KPU Palembang P21 atau lengkap.

“Berkas perkara dalam dugaan kasus ini hanya satu kali kami nyatakan kurang lengkap atau P19. Sebab setelah berkas yang P19 dilengkapi penyidik kepolisian dan kembali diserahkan kepada kami, maka kami menyatakan berkas perkara tersebut P21. Apabila tahap dua sudah dilakukan adapun langkah selanjutnya yang dilakukan, yakni melimpahkan berkas perkara ke pengadilan guna persidangan para tersangka,” ungkapnya kala itu.

Baca Juga :   Diduga Gelapkan Rp 1,7 M, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda

Lanjutnya, dalam kasus ini kelima tersangka disangkakan Pasal 510 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pemilu yang ancaman pidananya dua tahun.

“Nah, karena ancaman hukumannya hanya dua tahun maka para tersangka memang tidak bisa dilakukan penahanan. Meskipun demikian, proses hukum kelima tersangka tetap terus dilakukan,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara sebelumnya juga telah mengungkapkan, jika penetapan kelima tersangka dilakukan sejak 11 Juni 2019 yang lalu. Dimana kelimanya menjadi tersangka hasil penyelidikan berdasarkan laporan Bawaslu Kota Palembang terkait dugaan pidana Pemilu, karena para tersangka diduga menyebabkan orang lain kehilangan hak pilih dalam Pemilu 2019 di wilayah Kecamatan IT II Palembang.

“Adapun lima Komisioner KPU Palembang yang ditetapkan menjadi tersangka, yakni; ‘EF’, ‘Al’ , ‘YT’, ‘SE’ dan ‘AB’. Dalam perkara ini kelimanya sudah kami periksa sebagai tersangka, selain itu kami juga memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli,” tutupnya saat itu. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dua Anggota Polres OKU Diberhentikan Karena Terlibat Narkoba

Baturaja, KoranSN Dua anggota Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan diberhentikan secara tidak hormat dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.