Home / Headline / 5 Tersangka 17 Kg Sabu Ditangkap BNN Sumsel, 2 Bandar Ditembak Mati

5 Tersangka 17 Kg Sabu Ditangkap BNN Sumsel, 2 Bandar Ditembak Mati

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol John Turman Panjaitan menunjukkan barang bukti 17 Kg sabu yang berada di dalam kemasan teh Cina. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Kamis (8/8/2018) menangkap lima tersangka penyeludupan narkoba jenis sabu sebanyak 17 Kg. Dari kelima tersangka, dua diantaranya yang merupakan bandar sabu asal Medan dan PALI ditembak mati petugas.

Adapun kelima tersangka tersebut yakni; ‘ER’ (38), warga Dusun Bukit Tua PD Tualang Medan Sumatera Utara dan ‘GI’ (23), warga Tanah Abang Utara PALI. Keduanya tewas ditembak mati saat penangkapan dilakukan.

Sementara tiga tersangka yang ditangkap dalam kondisi hidup yakni; ‘SU’ (38), warga Dusun Telok Berahol Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat Medan, ‘MI’ (47) warga Blok C Desa Rambai Jaya Kecamatan Kampas Kabupaten Indra Hilir serta tersangka ‘HI’ (21), warga Jalan Merdeka Kelurahan Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang PALI.

Para tersangka diringkus petugas BNN di depan salahsatu hotel yang berada di Jalan Puncak Sekuning Kecamatan IB I Palembang. Dalam penyergapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti sabu di dalam kemasan teh Cina, yang disimpan tersangka di bawah jok mobil yang mereka kendarai.

Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol John Turman Panjaitan, Jumat (10/8/2018) saat gelar ungkap kasus di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengatakan, terungkapnya kasus penyelundupan narkoba 17 Kg tersebut bermula dari pihaknya mendapati informasi dari masyarakat hingga dilakukan penyelidikan dan penyergapan.

“Saat dilakukan penyergapan terhadap lima tersangka ini, dua orang melakukan perlawanan hingga dua tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur hingga tewas tertembak oleh anggota kami. Adapun yang tewas tersebut, yakni
‘ER’ dan ‘GI’,” katanya.

Masih dikatakan Jenderal Bintang Satu ini, dalam kasus tersebut tersangka ‘ER’ yang tewas ditembak mati merupakan bandar sabu asal Medan yang membawa 17 Kg sabu dengan mobil yang disopiri oleh tersangka ‘SU’ (tertangkap dalam kondisi hidup).

“Sedangkan untuk satu tersangka yang juga tewas ditembak petugas yakni ‘GI’, merupakan bandar asal Kabupaten PALI yang saat ditangkap memiliki peran sebagai penerima 17 Kg sabu bersama dua anak buahnya, yakni tersangka ‘MI’ dan ‘HI’,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, hasil dari penyelidikan yang dilakukan pihaknya diketahui dalam kasus ini ada seorang narapidana (Napi) disalahsatu Lapas yang mengendalikan peredaran narkoba itu.

“Namun, kami belum dapat menyampaikannya karena masih dilakukan pengembangan. Tapi Napi itu merupakan kakak dari tersangka ‘GI’ yang kami tembak mati. Dimana awalnya kakak tersangka ini memesan narkoba tersebut dari dalam Lapas menggunakan handphone, kemudian narkoba dikirimkan dari Medan ke Palembang. Saat tiba di Palembang, sabu tersebut disambut oleh tersangka ‘GI’ untuk diedarkannya di Palembang dan sejumlah daerah lainnya di Sumsel. Jadi, ‘GI’ merupakan bandarnya, kalau kakaknya yang Napi hanya memesankan atau mengendalikan saja dari dalam Lapas,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan terungkapnya kasus ini maka pihaknya dari BNNP Sumsel masih melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan BNN RI serta BNN Medan untuk menangkap tersangka lainnya.

“Kami sangat berterimakasih atas peranserta masyarakat yang sudah memberikan informasi hingga kasus ini terungkap. Apalagi, para tersangka ini merupakan jaringan internasional yang dalam aksinya mereka membawa dan mengedarkan narkoba di wilayah Medan, Sumsel dan Palembang,” tandasnya. (ded)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Tim Elang Ringkus Pencuri Sepeda Motor di PALI

PALI, KoranSN Tim Elang Polsek Talang Ubi berhasil meringkus Suparno alias Nyunyuk (29), warga Desa ...

error: Content is protected !!