Home / Headline / 5 Tersangka Komisioner KPU Palembang Tak Hadiri Tahap Dua ke Jaksa

5 Tersangka Komisioner KPU Palembang Tak Hadiri Tahap Dua ke Jaksa

Berkas tahap dua dan barang bukti lima tersangka Komisioner KPU Kota Palembang sebanyak 1 boks diserahkan penyidik Gakkumdu Polresta Palembang ke Kejari Palembang, Senin (1/7/2019). (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Penyidik Gakkumdu Polresta Palembang, Senin (1/7/2019) melakukan tahap dua perkara dugaan pidana Pemilu dengan tersangka lima Komisioner KPU Palembang ke Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang. Namun dalam pelimpahan tersebut, kelima tersangka tidak hadir dengan alasan sedang menggelar rapat pleno.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 16.10 WIB sore, tiga penyidik Gakkumdu Polresta Palembang yang dipimpin Kanit Pidkor (Pidana Korupsi) Polresta Palembang, Iptu Hamsal tiba ke Kejari Palembang. Tampak dalam pelimpahan tahap dua ini, penyidik Polresta Palembang hanya membawa boks plastik berisi sejumlah barang bukti berupa dokumen.

Kemudian penyidik kepolisian masuk ke dalam ruangan Jaksa Penyidik Pidana Umum untuk menyerahkan barang bukti yang dibawa tersebut.

Baca Juga :   Tersangka Pembunuhan Waria di Salon Kiki Maskarebet Bantah Bunuh Korban

Kanit Pidkor Polresta Palembang, Iptu Hamsal mengatakan, dalam pelimpahan tahap dua tersebut kelima tersangka yakni ‘EF’, ‘Al’, ‘YT’, ‘SE’ dan ‘AB’ tidak dapat hadir, karena kelimanya sedang mengikuti rapat di KPU Palembang.

“Kelima tersangka mengirimkan surat izin tidak dapat hadir dalam tahap dua ini dikarenakan sedang ada rapat. Meskipun demikian, kami tetap melakukan tahap dua dengan menyerahkan barang bukti tanpa kehadiran kelima tersangka yang merupakan Komisioner KPU Palembang,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, untuk tahap dua tanpa kehadiran para tersangka yang dilakukan pihaknya diatur dalam Perbawaslu (Peraturan Bawaslu RI) dan Undang-Undang Pemilu.

“Dimana dalam Perbawaslu dan Undang-Undang Pemilu tersebut mengatur jika penyidik tetap dapat melakukan tahap dua tanpa dihadiri oleh tersangka,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dalam perkara Pidana Pemilu untuk para tersangka yang tidak hadir pada pelimpahan tahap dua juga tidak bisa dilakukan upaya jemput paksa.

Baca Juga :   Perampok Bersenpi Gasak Toke Karet,300 juta Melayang

“Walaupun demikian, kami masih menunggu sampai besok pagi. Sebab siapa tahu kelimanya mau menghadiri penggilan kami untuk dihadapkan kepada jaksa. Namun jika kelima tersangka masih juga tidak hadir, tentunya tidak menggangu semua proses serah terima tahap dua yang sudah dilakukan pihaknya kepada jaksa Kejari Palembang,” tandasnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Asmadi mengungkapkan, dalam tahap dua memang biasanya penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa. Tapi untuk pidana Pemilu berbeda, dan itu ada mekanisme dan aturan perundang-undangan yang mengaturnya.

“Memang hari ini (kemarin) dilakukan tahap dua perkara pidana Pemilu dari penyidik Polresta Palembang ke Kejari Palembang. Dalam tahap dua ini kelima tersangka tidak dapat hadir karena sedang ada kegiatan rapat pleno. Terkait kendala ini, kan sudah ada mekanismenya. Dimana pelimpahan tahap dua pidana Pemilu tetap dapat dilakukan tanpa dihadirkan para tersangkanya,” ungkap Kajari. (ded)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

50 Gembong Narkoba di Sumsel Dipindahkan ke Nusakambangan

Palembang, KoranSN Sebanyak 50 Narapidana (Napi) gembong Narkoba, yang diantaranya divonis pidana mati dan dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.