Home / Politik dan Pemerintahan / 7 Pilkada di Sumsel Digelar Serentak 23 September 2020

7 Pilkada di Sumsel Digelar Serentak 23 September 2020

Kelly Mariana. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana mengungkapkan, regulasi tahapan Pilkada 2020 telah resmi ditetapkan KPU RI pada 5 Agustus dan diundangkan menjadi payung hukum pada 9 Agustus di Jakarta.

Salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau walikota dan wakil walikota tahun 2020 tersebut, telah diterima KPU Sumsel pada Rabu (21/8/2019).

PKPU itu kata Kelly, menjadi acuan untuk pelaksanaan Pilkada 7 kabupaten di Sumsel yaitu kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

Baca Juga :   Sumsel dan Bali Banyak Kesamaan

“Tahapan persiapan dan penyelenggaraan Pilkada 2020 akan dimulai pada Oktober 2019 dimulai dengan penyusunan dan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), sedangkan pemungutan dan perhitungan suara pada 23 September 2020 dilakukan serentak di 270 daerah,” ungkap Kelly.

Sementara untuk pengumuman hasil rekapitulasi tingkat kabupaten/kota untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota (Piwalkot) dijadwalkan tanggal 29 September – 1 Oktober 2020, dan pengumuman hasil rekapitulasi tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) tanggal 2-4 Oktober 2020.

“Di dalam PKPU disebutkan bahwa naskah perjanjian hibah daerah yang akan digunakan untuk mendanai penyelenggaraan Pilkada akan disusun dan ditandatangani pada 1 Oktober 2019,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kajati Sumsel: Tidak Ada Kerjasama Bidang Pidana dengan PTBA

Sedangkan untuk penyelenggara pemilu di tingkat bawah, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dibentuk dalam rentang waktu 1-31 Januari 2020, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada 16-29 April, Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada 21 Februari-21 Maret, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada 21 Juni- 21 Agustus 2020.

“PPK akan bekerja selama sepuluh bulan, yaitu 1 Februari sampai 23 November 2020. PPS bekerja selama delapan bulan, 23 Maret-23 November 2020. PPDP bekerja untuk satu bulan, 17 April-16 Mei 2020. Dan KPPS satu bulan lebih tujuh hari, 23 Agustus-30 September 2020,” bebernya. (awj)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Paparkan Potensi Pertanian Sumsel

Palembang, KoranSN Timbalan Menteri Besar Negeri Kelantan Malaysia Dato Haji Ahmad Bin Haji Yakob didampingi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.