Home / Foto / 8,3 Kg Sabu Senilai Rp10 Miliar Diblender

8,3 Kg Sabu Senilai Rp10 Miliar Diblender


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Kapolda Sumsel saat menginterogasi tersangka Fitri Amalia, salah satu dari 14 tersangka yang dihadirkan pada pemusnahan 8,3 kg narkoba di halaman RM Sri Melayu Palembang. (foto-ferdinand deffriyansyah/koransn)

Palembang, KoranSN

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan Sat Res Narkoba Polresta Palembang, Selasa (12/3/2019) memusnahkan barang bukti Narkoba jenis sabu seberat 8,3 Kg lebih dengan nilai sekitar Rp 10 miliar di halaman Aula Sri Melayu Palembang.

Pantauan di lapangan, dalam pemusnahan tersebut awalnya sabu yang akan dimusnahkan diuji keasliannya terlebih dahulu oleh Tim Labfor Polri Cabang Palembang. Pengujian tersebut juga disaksikan oleh pihak kejaksaan, BNN dan pejabat utama Polda Sumsel.

Usai diuji keasliannya, lalu sabu dicampur dengan deterjen untuk menetralisir kandungan zat amphetamin dan metamphetamin. Setelah itu barulah sabu tersebut diblender menjadi bubur yang kemudian di buang ke parit.

Baca Juga :   Sempat Coba Bunuh Diri di Sel, Kini Kondisi Tahanan Mulai Membaik

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, barang bukti Narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil ungkap kasus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan Sat Res Narkoba Polresta Palembang sepanjang bulan Februari 2018.

“Sabu seberat 8,3 Kg lebih dengan nilai sekitar Rp 10 miliar ini merupakan barang bukti dari 14 tersangka yang berhasil ditangkap,” ungkapnya.

Menurut Kapolda, Narkoba termasuk dalam kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Bahkan Narkoba juga dijadikan alat perang tanpa bentuk, atau istilahnya proxy war yang digunakan untuk melumpuhkan kekuatan bangsa dengan mengincar generasi muda bangsa.

Baca Juga :   Oknum Guru SD Jadi Otak Perampokan Sopir Travel

Untuk itulah lanjut Kapolda, pihaknya dari Polda Sumsel dan jajaran terus melakukan penindakan dalam memberantas Narkoba di Sumsel.

“Bahkan kami sudah banyak menangkap para pengedar Narkoba dan dari para pelaku yang ditangkap tersebut juga ada yang divonis pidana mati oleh Hakim. Jadi penegakan hukum terus kami lakukan, apalagi di Provinsi Sumsel ini peredaran Narkoba masih marak, dari itu kami terus melakukan penindakan,” tandas Kapolda.

Sementara itu, Fitri Amalia alias Vita (21) salah satu tersangka yang dihadirkan dalam pemusnahaan barang bukti tersebut mengatakan, ia ditangkap polisi setelah menjadi kurir sabu seberat 448,59 gram.

“Awalnya saya hanya pengguna Narkoba, saya menjadi pengguna karena pergaulan yang salah hingga membuat saya memilih menjadi kurir sabu dan akhirnya tertangkap pihak kepolisian,” tandasnya. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Kasus Mutilasi di Penginapan Sungai Lilin, Prada ‘DP’ Diduga Siapkan Koper Untuk Mayat Fera

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Minggu (19/5/2019) mengungkapkan, meskipun Prada ‘DP’ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.