9 ODP Corona di OKI Terus Diawasi

Ilustrasi.(foto-net)

Kayuagung, KoranSN

Walaupun sudah ada sembilan (9) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Corona Virus (Covid-19) dan menjalani isolasi, namun Pemerintah Daerah (Pemda) terus berupaya keras agar wilayah ini tetap zero dari penyakit mematikan ini.

Berbagai upaya dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten OKI dengan melakukan check test terhadap warga pelintas di pintu Tol Celikah Kayuagung, maupun menyemprotkan disinfektan di berbagai wilayah dan lokasi-lokasi maupun tempat keramaian.

Terkait sembilan warga yang masuk kategori ODP, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 OKI Iwan Setiawan SKM MKes MKea membenarkan data terbaru ada 9 warga Bumi Bende Seguguk yang sedang dalam pemantauan.

“Kesembilan warga ini statusnya ODP, ada yang diisolasi di RSUD Kayuagung, Puskesmas dan rumah warga tersebut. Karena ODP ini boleh diisolasi di rumah namun sesuai petunjuk,”ungkap Iwan Setiawan, Rabu (25/3).

Baca Juga :   Jambore Kwarcab Terkesan Tak Ada Persiapan

Akan tetapi sambung Kadinkes OKI ini, apabila ODP ini statusnya naik menjadi PDP (Pasien Dalam Pengawasan), maka yang bersangkutan wajib diisolasi di RSUD Kayuagung. “Jadi mereka (ODP) tetap kita pantau selama 14 hari, baik yang di rumah maupun RSUD. Mudahan-mudahan OKI tetap zero Covid-19, itu harapan kita semua,”pungkasnya.

Sementara Kepala BPBD OKI Listiadi Martin SSos yang juga Kepala Gugus Tugas Covid-19 OKI mengatakan, guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah Bumi Bende Seguguk, Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten OKI rutin menjaga pintu keluar masuk jalur darat, salah satunya di Exit Tol Kayuagung.

“Bahkan untuk itu kita akan melakukan pentahelix, dimana seluruh kekuatan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi dan media akan berkolaborasi menjadi satu kekuatan perang melawan Covid-19, tekad kita satu OKI Zero Covid-19,”ujar Listiadi Martin.

Baca Juga :   Dishub Siagakan Dua Mobil Derek Bantu Pemudik

Agar lebih efektif tambah Listiadi, pihaknya juga akan mendirikan posko di area lokasi Tol. “Untuk ini kita minta kerjasama pihak PT Sriwijaya Makmore Persada (SRIMP) maupun pihak PT Waskita Karya agar dapat menyiapkan fasilitas dan leader operasionalnya di Pintu Keluar-masuk Tol di Celikah Kayuagung OKI ini,”tandasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kopi Jadi Program Prioritas Pemkot Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Kopi merupakan komoditi perkebunan andalan yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kota Pagaralam sejak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.