Rabu , Oktober 24 2018
Home / Lacak / Abu Daud Terduga Teroris di Banyuasin Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Abu Daud Terduga Teroris di Banyuasin Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Foto-Dedy/Dok/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Tujuh terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Banyuasin dan Palembang, salah satunya yakni, ‘SP’ alias Abu Daud (31), penjual jamu keliling di Mariana Banyuasin ternyata residivis (mantan narapidana) kasus pembunuhan yang bebas dari penjara pada tahun 2014 lalu.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Jumat (20/7/2018) mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan diketahui jika ‘SP’ alias Abu Daud, yang ditangkap Densus 88 di rumah kontrakan di kawasan Mariana Banyuasin adalah mantan narapidana (Napi) kasus pembunuhan.

“Tahun 2014 lalu ‘SP’ bebas dari salah satu Lapas yang ada di Sumsel. Saat dipenjara, ‘SP’ berkenalan dengan narapidana teroris yakni Abu Husna hingga ‘SP’ masuk menjadi Jemaah Anshorut Khilafah (JAK) yang kiblatnya ke Abu Husna,” kata Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, setelah masuk JAK dan bebas dari penjara, barulah ‘SP’ berkenalan dengan terduga teroris lainnya yang ditangkap Densus 88 di Palembang dan Banyuasin. Hingga akhirnya, mereka membuat kelompok pengajian.

“Selain pengikut Abu Husna, ketujuh terduga teroris tersebut mengaku barbait ke ISIS. Jadi penangkapan para terduga teroris tersebut merupakan langkah pencegahan agar tidak terjadi aksi teror di Sumsel,” terangnya.

Masih dikatakan Kapolda, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan juga diketahui jika tujuh terduga teroris yang ditangkap, tidak sepenuhnya mengetahui tentang terorisme.

Baca Juga :   Dua Begal Motor Diciduk Usai Beraksi

“Mereka mengaku awalnya hanya terpengaruh, hingga akhirnya ikut JAK. Meskipun demikian, kini penyidik Densus 88 Antiteror Mabes Polri masih terus melakukan pendalaman penyelidikan,” ujar Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap ‘SP’ alias Abu Daud, Rabu malam (18/7/2018) di rumah kontrakan di Jalan Petaling II RT 07 Kecamatan Mariana Kabupaten Banyuasin.

Usai penangkapan kemudian petugas memasang garis polisi di rumah kontrakan tersebut. Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 Antiteror mengamankan barang bukti berupa; paralon dan buku-buku jihat.

Ketua RT 07, Rohman Ismail (45) mengungkapkan, rumah yang ditempati oleh ‘SP’ alias Abu Daud bersama keluarga merupakan rumah kontrakan, dan Abu Daud merupakan warga yang baru tinggal di kawasan tersebut.

“Orangnya biasa saja tidak mencurigakan, bahkan saat awal mengontrak rumah tersebut, dia (Abu Daud) melapor kepada saya, jadi selama ini tidak ada kecurigaan. Saya baru kaget saat ada petugas polisi datang meminta untuk mendampingi melakukan penangkapan, saat itu ada beberapa paralon dan buku-buku yang diamankan, makanya rumah itu dipasang garis polisi,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, keseharian Abu Daud bekerja sebagai penjual jamu keliling sementara istrinya menjual kemplang.

“Jadi suami istri ini kerjanya berdagang dan mereka memiliki satu anak. Bahkan selama tinggal di sini, mereka rajin beribadah, dari itulah selama ini kami tidak ada yang curiga,” tutupnya.

Baca Juga :   Cabuli Bocah Dibawah Umur, Warga SU I Diseret ke Polresta

Untuk diketahui, selain menangkap ‘SP’ alias Abu Daud, di Mariana Banyuasin Densus 88 juga menangkap ‘AR’ alias Abu Husna (33). Bahkan sebelum menangkap keduanya (Abu Daud dan ‘AR’) Rabu sore (18/7/2018), Densus 88 Antiteror menangkap lima terduga teroris di Palembang.

Adapun lima terduga teroris yang ditangkap di Kota Palembang yakni; ‘AA’ (30), ditangkap saat berada di persimpangan Jalan KH M Said Kelurahan Karya Jaya Kertapati Palembang, kemudian ‘SE’ alias Abu Kuro (35), warga Jalan Basuki Rahmat Lorong Perikanan III Palembang yang saat ditangkap berada di Jalan Residen Abdul Rozak Kecamatan IT II Palembang dan ‘ZL’ (26), ditangkap saat berada di salah satu loket travel wisata di Jalan Kolonel Atmo Palembang.

Lalu, Densus 88 juga menangkap ‘ES’ alias Hasan Al Basri (30) saat berada di salah satu ATM di kawasan Jalan Mayor Zen Palembang. Setelah itu, Densus 88 menangkap ‘EK’ alias Hasan Al Basri (31) di Kota Palembang serta menangkap ‘HS’ alias Abu Zubair (32), yang saat ditangkap ‘HS’ sedang berada di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di depan lapangan Patra Jaya Plaju Palembang. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Tim Khusus Antibandit Bekuk Komplotan Pencuri Batubara

Palembang, KoranSN Tim Khusus Antibandit (Tekab) 134 yang dibentuk Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono ...

error: Content is protected !!