Selasa , September 25 2018
Home / Headline / Abu Tours Minta Tambahan Rp 15 Juta Kepada Calon Jamaah Umroh

Abu Tours Minta Tambahan Rp 15 Juta Kepada Calon Jamaah Umroh

Calon jamaah umroh saat mendatangi Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang yang saat ini telah dibuka. (Foto-foto/Ferdinand/Koransn)

Palembang, KoransnSN

Pihak Abu Tours meminta para calon jamaah umroh menambah uang keberangkatan senilai Rp 15 juta. Hal ini terungkap, Kamis (1/3/2018) setelah puluhan calon jamaah mendatangi Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang yang kembali beroperasional usai sebelumnya di-police line pihak kepolisian.

Salah satu calon jamaah umroh, Yanti (56) warga Bukit Palembang mengatakan, ia mendatangi kantor Abu Tours Palembang karena mendapat informasi jika kantor tersebut telah dibuka. Untuk itulah ia datang langsung ke lokasi guna menanyakan kepastian jadwal keberangkatan umroh ia dan empat keluarganya kepada pihak Abu Tours.

“Seusai bertemu petugas Abu Tours di kantor ini, mereka meminta uang tambahan Rp 15 juta per calon jamaah. Apabila kami memberikan uang tersebut, kami juga akan mendapatkan 3 lembar vocher senilai Rp 15 juta atau bisa dikatakan Rp 5 juta untuk perlembarnya. Nah, vocher ini nantinya bisa dicairkan menjadi uang di Kantor Abu Tours Palembang setelah kami pulang umroh. Jadi Abu Tours meminta setiap calon jamaah menambah uang,” jelasnya.

Masih dikatakannya, berdasarkan keterangan pihak Abu Tours Palembang yang diperolehnya juga diketahui, jika permintaan penambahan uang keberangkatan tersebut karena saat ini Abu Tours lagi ada masalah keuangan.

“Kata petugas di dalam tadi bahwa Abu Tours saat ini keuangannya lagi goyang. Bahkan saat ditanya jika saya menambah uang dan mendapatkan vocher tersebut, kapan saya bisa mencairkannya menjadi uang. Kemudian petugas Abu Tours menyampaikan, kalau vocher itu bisa dicairkan setelah saya pulang umroh tapi untuk waktu pencairannya dilihat dari kondisi keuangan Abu Tours,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapkannya, setelah ia mendapatkan penjelasan dari pihak Abu Tours maka dirinya berencana tidak akan menambah uang keberangkatan dan memilih menunggu sampai pihak Abu Tour Palembang memberangkatkan umroh dirinya dan keluarganya.

Baca Juga :   Video Pencurian HP Viral di Medsos, Polisi Berhasil Bekuk Pelakunya

“Kata pegawai Abu Tours, kalau saya tidak menambah uang maka kami juga akan diberangkatkan umroh. Akan tetapi keberangkatannya dilakukan akhir 2018 nanti. Jadi, saya akan menunggu sembari berkonsultasi dengan suami dan keluarga. Sebab, saya dan keluarga ada orang lima yang telah mendaftar umroh di kantor Abu Tours Palembang ini. Nah, untuk biaya keberangkatkan, sebelumnya telah kami setorkan Februari 2017 lalu, dimana satu orang yakni Rp 16 juta,” tandasnya.

Calon jamaah umroh lainnya, Wiska (30) warga Jalan Dwikora Palembang mengungkapkan, jika awal Januari 2017 lalu dirinya telah menyetorkan uang keberangkatan umroh ke Kantor Abu Tours Palembang senilai Rp 15 juta. Namun saat ia menanyakan jadwal keberangkatan umroh untuk dirinya kepada pihak Abu Tours Palembang, malahan ia diminta menambah uang keberangkatan Rp 15 juta.

“Ada tiga opsi sesuai maklumat yang ditawarkan petugas Abu Tours diantaranya; menambah sejumlah uang ditambah membawa calon jamaah baru, atau kalau saya tidak membawa calon jamaah baru maka diminta tambahan Rp 15 juta. Lalu, saya sampaikan bagaimana mau membawa calon jamaah baru jika kami saja belum berangkat. Dari itulah mereka (Abu Tours) menyarankan agar kami menambah uang Rp 15 juta kalau mau ingin cepat berangkat,” jelasnya.

Tampak petugas Abu Tours memberikan penjelasan kepada para calon jamaah.

Selain itu, lanjut Wiska, pihak Abu Tours juga menyampaikan kepadanya jika dirinya tidak mau menambah uang maka keberangkatan masih tetap dilakukan, hanya saja jadwal keberangkatannya pada akhir tahun 2018.

“Dari pada nambah Rp 15 juta, lebih baik nunggu janji mereka saja sampai akhir tahun nanti. Sebab kalau mau nambah uang, saya tidak ada uang,” katanya.

Baca Juga :   Polisi Periksa Pemilik Mobil Crane yang Roboh di RSMH Palembang

Hal senada dikatakan Masyati (52), warga Jalan Panca Usaha Palembang. Dikatakannya jika ia dan dua keluarganya telah menyetorkan uang keberangkatan umroh Rp 15 juta perorang ke Kantor Abu Tours Palembang
pada tahun 2017 lalu.

“Tapi sampai kini kami belum juga diberangkatkan umroh. Saat saya tanya petugas di dalam kantor Abu Tours, malahan mereka meminta agar saya menambah uang Rp 15 juta perorang. Mana ada kami uang sebanyak itu,” ujarnya.

Kemudian calon jamaah umroh lainnya, Yahya (60), warga Sekip Palembang mengaku kesal karena pihak Abu Tours meminta tambahan uang keberangkatan.

“Saya dan isteri telah menyetorkan uang keberangkatan ke Kantor Abu Tours Palembang tahun 2017 lalu, dimana perorangnya Rp 16 juta. Namun, setelah saya bertanya ke petugas Abu Tours, mereka meminta menambah uang Rp 15 juta. Lalu, saya sampaikan jika saya tidak mau menambah uang lagi, sehingga mereka berjanji akan memberangkatkan kami akhir tahun 2018. Jadi saya tunggu janji mereka sampai akhir tahun, kalau masih tidak diberangkatkan umroh maka saya akan minta uang dikembalikan, karena lebih baik saya pindah ke travel umroh lainnya,” tegasnya.

Sementara Perwakilan Abu Tours Makassar, Andi Akbar Hasban mengungkapkan, awal Meret 2018 ini pihaknya akan memberangkatkan 400 calon jamah umroh dari Kantor Abu Tours Palembang.

“Pada keberangkatan awal ini kami mendahukan calon jamaah umroh yang mengikuti Maklumat Abu Tours, ya diantaranya menambah sejumlah uang itu,” jelasnya.

Sedangkan saat dikonfirmasi terkait keterangan calon jamaah umroh yang diminta uang tambahan Rp 15 juta, Dikatakan Andi Akbar Hasban jika uang penambahan tidak sampai sebesar itu.

“Para calon jamaah hanya diminta tambahan Rp 6 juta tanpa membawa jamaah baru, dan itu sesuai opsi-opsi yang ada di dalam Maklumat Abu Tours. Namun, kalau pun calon jamaah tidak mau mengikuti maklumat, tidak apa-apa. Karena kami tetap memberangkatkan mereka, hanya saja jadwal keberangkatannya dilakukan bulan 10 (Oktober) atau akhir tahun 2018 nanti,” ujarnya. (ded)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Polsek Sungai Lilin Gagalkan Penyeludupan Ribuan Burung Kolibri Asal Riau

Sekayu, KoranSN Berkat digelarnya kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) secara rutin oleh Polsek Sungai Lilin, ...

error: Content is protected !!