Ada Kampung KB di OKI

kbKayuagung, SN

Sesuai intruksi Presiden untuk merealisasikan Program Kampung Keluarga Berencana (KB) yang akan dilaksanakan pada 2016 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Badan Koordinasi Keluarga Berenana Nasional (BKKBN) akan menyiapkan Kampung KB.

“Kampung KB ini akan dilaunching di Desa Tanjung Serang Kecamatan Kayuagung,” kata Kepala BKKBN OKI Alhadi Nasir SKM MKes, Rabu (10/2/2016).

Dengan program Kampung KB ini, di satu desa hingga kecamatan tidak saja hanya menjalankan program KB, tetapi juga melaksanakan perencanaan berkeluarga serta implementasi kependudukan.

“Untuk menentukan layak atau tidaknya suatu wilayah yang akan dijadikan Kampung KB ada beberapa kriteria, diantaranya wilayah itu dianggap kumuh, cakupan KB rendah dan daerahnya padat penduduk, serta kriteria lain yang bisa mendukung program tersebut,” ungkap Nasir seraya menyebut Desa Tanjung Serang Kayuagung dianggap memenuhi kriteria tersebut.

Baca Juga :   Panwaslu OKI: Pers Harus Perangi Berita Hoax

Dikatakannya, program Kampung KB menjadi salah satu cara pemerintah dalam upaya menekan jumlah penduduk, dengan mensosialisasikan salah satu program tidak menikah muda.

“Perencanaan berkeluarga bagi generasi penerus menjadi sangat penting, meski terkendala beberapa hal. BKKBN berupaya meningkatkan program yang ada untuk mewujudkan kehidupan berkeluarga yang berkualitas,” ungkap Nasir.

Selain Program Kampung KB ini lanjut Nasir, BKKBN OKI juga akan mencanangkan Program KB Emas. “Program KB Emas ini bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat, terkhusus bagi mereka yang belum mengikuti program KB. Salah satunya bekerjasama dengan bidan desa untuk memberikan pelayanan KB di setiap Polindes di masing-masing desa,” terangnya.

Baca Juga :   Kayla Home SPA, SPA Pertama di Kayuagung

Sekretaris BKKBN OKI Suwandi didampingi Kabid Data dan Pelaporan Lismarini SKM menambahkan, diharapkan program-program yang dicanangkan baik oleh pemerintah pusat maupun BKKBN OKI mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengikuti program KB.

“Akseptor KB aktif di OKI terjadi peningkatan dari 77 persen di tahun 2014 menjadi 79,5 persen di tahun 2015. Mudah-mudahan tahun ini akan meningkat lagi,” tukasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Insan Pers di OKI Siap Rapatkan Barisan

Kayuagung, KoranSN Usai pelaksanaan Konferensi PWI Kabupaten OKI yang digelar di RRBS II Setda OKI, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.