Rabu , Januari 23 2019
Home / Nasional / Ahmad Dhani Dicegah ke Luar Negeri

Ahmad Dhani Dicegah ke Luar Negeri

Ahmad Dhani. (foto-net/vivanews.com)

Jakarta, KoranSN

Polisi mengirimkan surat permintaan pencegahan ke luar negeri kepada aparat Imigrasi untuk nama Ahmad Dhani. Upaya pencegahan itu berkaitan dengan status Ahmad Dhani yang kini menjadi tersangka ujaran kebencian dengan pernyataan “idiot”.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengonfirmasi kabar pencegahan itu, Minggu (21/10/2018).

Surat permohanan pencegahan dikirimkan oleh Polda Jawa Timur sebagai lembaga yang menyidik kasus Ahmad Dhani. “Diajukan surat permohonan dari Polda (Jawa Timur) ke Kanwil Imigrasi Surabaya,” katanya.

Dedi menjelaskan, pencegahan Dhani keluar negeri dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan.

Baca Juga :   Kapolda Janji Tak Main-Main Memproses Kasus Karhutla

“Untuk mempercepat proses penyidikan,” ujar Dedi.

Pencegahan, kata Dedi, adalah kewenangan penyidik. Sebab, bisa menghambat proses penyidikan.

“Kalau nanti keluar negeri tambah lama prosesnya. Ada pertimbangan penyidik yang menangani,” kata Dedi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, penyidik menjadwalkan pemeriksaan Dhani sebagai tersangka pada Selasa, 23 Oktober mendatang.

“Tanggal 23 (Oktober) rencananya akan diperiksa,” ucapnya.

Ahmad Dhani menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik. Polda Jawa Timur mengumumkan penetapan tersangka atas Dhani setelah polisi memeriksa lewat ahli bahasa dan saksi-saksi lain.

Baca Juga :   Kapolri Ancam Copot Kapolda yang Tak Bisa Cegah Konflik Sosial

Kasusnya adalah ujaran Dhani yang termuat dalam video Facebook. Saat itu Dhani, di Hotel Majapahit Surabaya, hendak menghadiri deklarasi tagar #2019GantiPresiden pada Minggu, 29 Agustus 2018.

Namun dia diadang oleh sejumlah anggota Koalisi Bela NKRI sehingga Dhani harus tetap berada di hotel. Saat itulah dia menyampaikan ujarannya. Dhani diduga menyebut orang-orang yang mengadangnya idiot.

“Ini yang mendemo, yang demo ini yang membela penguasa. Lucu, lucu. Ini, ini idiot-idiot ini, idiot-idiot ini. Mendemo, mendemo orang yang tidak berkuasa,” ujar Dhani dalam video itu. (vivanews)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

BMKG: Teknologi akan Selalu Kalah dengan Alam

Jakarta, KoranSN Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, mengatakan 90 persen tsunami disebabkan ...