Home / Nasional / Ahmad Dhani Dicegah ke Luar Negeri

Ahmad Dhani Dicegah ke Luar Negeri


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Ahmad Dhani. (foto-net/vivanews.com)

Jakarta, KoranSN

Polisi mengirimkan surat permintaan pencegahan ke luar negeri kepada aparat Imigrasi untuk nama Ahmad Dhani. Upaya pencegahan itu berkaitan dengan status Ahmad Dhani yang kini menjadi tersangka ujaran kebencian dengan pernyataan “idiot”.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengonfirmasi kabar pencegahan itu, Minggu (21/10/2018).

Surat permohanan pencegahan dikirimkan oleh Polda Jawa Timur sebagai lembaga yang menyidik kasus Ahmad Dhani. “Diajukan surat permohonan dari Polda (Jawa Timur) ke Kanwil Imigrasi Surabaya,” katanya.

Dedi menjelaskan, pencegahan Dhani keluar negeri dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan.

Baca Juga :   Andi Arief Ajukan Mundur dari Wasekjen Partai Demokrat

“Untuk mempercepat proses penyidikan,” ujar Dedi.

Pencegahan, kata Dedi, adalah kewenangan penyidik. Sebab, bisa menghambat proses penyidikan.

“Kalau nanti keluar negeri tambah lama prosesnya. Ada pertimbangan penyidik yang menangani,” kata Dedi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera mengatakan, penyidik menjadwalkan pemeriksaan Dhani sebagai tersangka pada Selasa, 23 Oktober mendatang.

“Tanggal 23 (Oktober) rencananya akan diperiksa,” ucapnya.

Ahmad Dhani menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik. Polda Jawa Timur mengumumkan penetapan tersangka atas Dhani setelah polisi memeriksa lewat ahli bahasa dan saksi-saksi lain.

Baca Juga :   Indonesia Importir BBM Terbesar No.2 Dunia

Kasusnya adalah ujaran Dhani yang termuat dalam video Facebook. Saat itu Dhani, di Hotel Majapahit Surabaya, hendak menghadiri deklarasi tagar #2019GantiPresiden pada Minggu, 29 Agustus 2018.

Namun dia diadang oleh sejumlah anggota Koalisi Bela NKRI sehingga Dhani harus tetap berada di hotel. Saat itulah dia menyampaikan ujarannya. Dhani diduga menyebut orang-orang yang mengadangnya idiot.

“Ini yang mendemo, yang demo ini yang membela penguasa. Lucu, lucu. Ini, ini idiot-idiot ini, idiot-idiot ini. Mendemo, mendemo orang yang tidak berkuasa,” ujar Dhani dalam video itu. (vivanews)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Mendagri Sarankan Bupati Mandailing Natal Lanjutkan Jabatannya

Jakarta, KoranSN Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengaku segera mengundang Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan …