Home / Nasional / AHY Jenguk Pengungsi dan Tinjau Lokasi Banjir di Pacitan

AHY Jenguk Pengungsi dan Tinjau Lokasi Banjir di Pacitan

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2018-2023
AHY saat tiba di Pacitan Jawa Timur untuk meninjau para korban banjir. (Foto-foto/Istimewa)

Pacitan, KoranSN

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjenguk para pengungsi korban banjir Pacitan di Pendopo Kantor Bupati Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis malam (30/11/2017).

Di pendopo tampak lebih dari 100 pengungsi terkulai lemas di alas karpet berwarna merah menggunakan pakaian dan alat tidur seadanya.

“Kita sudah ngungsi sejak hari Selasa kemarin,” tutur Yatuni (63), warga RT 4 RW 4 Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan.

Di sana AHY langsung menghampiri para pengungsi dan menanyakan kondisi kesehatan mereka masing-masing.

“Di sini persediaan makanannya bagaimana pak?” tanya AHY kepada salah satu warga.

“Di sini disediakan dapurnya Pak,” jawab mereka.

Sambil berkeliling melihat tempat pengungsian dan kondisi para warga, AHY juga turut mengucapkan bela sungkawanya terhadap para pengungsi korban banjir yang terlihat sungguh bahagia melihat kehadiran AHY bersama Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

“Yang sabar ya Bu,” hibur AHY kepada salah satu pengungsi.

Pesan sederhana tersebut sekejap langsung mengubah raut wajah mereka. Untuk sesaat, para pengungsi terlihat lebih bersemangat dan sejenak melupakan kesedihannya. Para ibu-ibu yang mengungsi, mengajak AHY dan keluarga untuk bermain bersama anaknya.

Sebelumnya, AHY bersama keluarga mengunjungi wilayah perumahan Teleng Ria, Kabupaten Pacitan, yang juga menjadi salah satu kawasan yang terkena banjir.

AHY menyapa ibu ibu ditenda pengungsian korban bencana alam.

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Target Pencarian 192 Korban Kapal Sinar Bangun Sepekan

Jakarta, KoranSN Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan pencarian korban Kapal Motor Sinar Bangun ...

error: Content is protected !!