Air Sungai Rupit Masih Layak Konsumsi

Tampak Sungai Rupit yang masih digunakan masyarakat Desa Noman untuk mandi dan mencuci. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Menanggapi keluhan masyarakat yang terserang penyakit gatal-gatal, Pemerintah Kebupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) memastikan, air Sungai Rupit masih layak untuk digunakan dan dikonsumsi, sebab masih dibawah ambang batas.

Kepala DLHP Muratara Alfirmansyah mengatakan, berdasarkan hasil tim DLHP yang turun ke lapangan pada triwulan dan semesteran potensi PH air Sungai Rupit masih dibawah ambang batas.

“Cuma persoalannya, ada kegiatan masyarakat yang berpotensi merusak lingkungan, dalam hal ini ada kegiatan menggunakan sedot dan semprot untuk mengambil emas yang menggunakan mercury yang menjadi persoalan dan harus kita cegah. Secara umum potensi hidrogen (PH) airnya masih dibawah ambang batas, masih bisa dipergunakan dan dikonsumsi,” jelasnya, Kamis (11/1/2018).

Baca Juga :   Pemkab Muba - PT Asuransi Jiwa Taspen Teken MoU

Lanjutnya, terkait adanya penyakit gatal-gatal, diduga karena adanya kegiatan tambang emas di Sungai Rupit.

”Artinya penyebabnya kita sudah tahu, yakni adanya tambang yang menggunakan sedot dan semprot atau dompeng. Nah, itu kami tidak bisa melakukan tindakan karna tidak ada laporan dari masyarakat langsung, kami bisa mencegah kalau perusahaannya ada yang berbadan hukum. Kalau kegiatannya ilegal kami tidak bisa, apalagi kewenangan pertambangan bukan lagi disini, batas kami hanya di lingkungan. Tapi kita sudah mengkoordinasikan ke Dinas Lingkungan hidup dan Pertambangan Provinsi Sumatera Selatan,” bebernya.

Baca Juga :   Hujan Deras, Jalan di Pendopo-Talang Akar Selalu Tergenang Air

Ia menjelaskan, masalah lingkungan ini tidak bisa ditindak lanjuti kalau tidak ada pengaduan dari masyarakat langsung, kecuali ada salah satu perusahaan yang sudah mempunyai izin. ”Misalnya si A membuat laporan bahwa anaknya terkena gatal-gatal, ada fotonya, waktunya kapan, tempatnya dimana, jadi kami ada bukti otentik,” ungkapnya. (snd)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Tuntaskan Pembangunan Jembatan Ogan IV yang Sempat Mangkrak

Baturaja, KoranSN Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menyelesaikan sejumlah proyek fisik yang tak …