Home / Wisata / Air Terjun Beruang Pagar Ruyung yang Mempesona

Air Terjun Beruang Pagar Ruyung yang Mempesona

Penulis berfoto di Air Terjun Beruang Pagar Ruyung. (foto-ist)

KABUPATEN Lahat dengan letak geografi perbukitan menyimpan pesona alam nan menakjubkan. Sebab, selain memiliki Bukit Serelo dengan bentuknya nan unik bak sebuah jempol raksasa, sungai-sungai dengan jeramnya yang manantang, perbukitan yang indah, ternyata juga memiliki Air Terjun Beruang Pagar Ruyung yang mempesona.

Kali ini, Panoramic of Lahat sebuah lembaga kebudayaan dan pariwisata bersama Penasehat Panoramic of Lahat Suparjo yang juga sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Lahat dan Sriyono Kepala Sekolah SMPN 1 Mulak Ulu melakukan perjalanan ke air terjun tersebut. Perjalanan ke air terjun ini dipandu oleh Candra, seorang guru SMAN 1 Kota Agung.

Dalam perjalanan ke air terjun ini, aku sempat bertanya kepada Candra yang juga aktif di Pramuka, mengapa air terjun ini disebut dengan air terjun Beruang? Menurut Candra, konon dahulunya lokasi air terjun tersebut tempat para beruang mencari makan dan minum, maka air terjun ini disebut dengan Air Terjun Beruang.

Baca Juga :   Jetsky, Banana Boat dan Rafting Hadir di Danau Ranau OKU Selatan

Lokasi Air Terjun Beruang berada di Desa Pagar Ruyung Kecamatan Kota Agung kabupaten Lahat. Untuk mencapai air terjun ini sangatlah mudah, selain dekat dengan pusat kota dan kecamatan, medannya tidak sulit dan tidak terjal. Dari Kantor Kecamatan Kota Agung berjarak sekitar 3 Km atau perjalanan dengan sepeda motor sekitar kurang dari 30 menit.

Menuju lokasi perjalanan dimulai dari Kantor Kecamatan Kota Agung belok kekanan ke arah Desa Pagar Ruyung melalui jalan aspal tepat di tengah Desa Pagar Ruyung, lalu setelah masjid belok ke kiri dan stop di ujung desa.
Dari sini bisa melanjutkan perjalanan bersepeda motor atau berjalan melalui jalan desa yang telah di cor beton, lalu belok kekiri melalui jalan tanah.

Jika berjalan kaki dari ujung desa melalui jalan yang telah dicor beton selama 5 menit, kemudian belok kekiri menelusuri jalan ke kebun atau sawah berupa jalan tanah. Dan dari simpang tiga ini hingga sampai di air terjun memakan waktu perjalanan dengan berjalan kaki selama 25 menit.

Baca Juga :   Pesona Tanjung Sakti Terlupakan

Awalnya kita melintasi jalan dengan kanan dan kiri kebun kopi dan mendekati lokasi air terjun berupa persawahan dengan jalan sedikit menurun, lalu ada sedikit kebun kopi dan gemuruh air sungai yang jatuh telah terdengar. Berada di sungai ini, berarti sudah berada di atas air terjun dan untuk bisa menikmati keindahan Air Terjun Beruang ini kita harus turun ke bawah sungai dengan menyeberangi sungai.

Jangan takut menyeberangi sungai ini, karena debit airnya kecil lalu jalanan sedikit menanjak dan kita masuk area kebun kopi. Dari sini terus jalan turun ke bagian bawah air terjun. Perjalanan dari bagian atas ke bagian bawah air terjun hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit.

Sesampai di bagian bawah air terjun aku langsung mengucap Alhamdulillah telah dapat melihat dan menikmati keindahan alam yang telah dianugerahkan kepada kita. Air terjun Beruang ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan dibawahnya dengan luas sekitar 5 meter yang dapat dijadikan tempat berenang. (Mario Andramatik)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Situs Penguburan Prasejarah Ditemukan di Pulau Roon

Jayapura, KoranSN Penelitian yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Papua bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.