Rabu , Desember 12 2018
Home / Headline / Akbar Otak Pembunuhan Driver Taksi Online Mengaku Pernah Membunuh & Sering Merampok

Akbar Otak Pembunuhan Driver Taksi Online Mengaku Pernah Membunuh & Sering Merampok

Tersangka Acun dan Fran saat dihadirkan dalam gelar ungkap kasus di Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Akbar otak perampokan dan pembunuhan sadis driver taksi online, Sofyan (47) pernah membunuh orang dan sering merampok. Demikian diceritakan oleh tersangka Acundra alias Acun (21) saat gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel, Jumat (23/11/2018).

Menurutnya, perkataan pernah membunuh dan sering merampok dilontarkan Akbar kepadanya dan kepada rekannya tersangka Farn, sebelum mereka melakukan aksi perampokan dan pembunuhan terhadap korban Sofyan.

“Jadi, saat di perjalanan dari Muratara ke Palembang, Akbar mengatakan kepada kami jika dia pernah membunuh orang dan sering merampok,” ungkapnya.

Masih dikatakan Acun, dirinya kenal dengan Akbar dan Ridwan setelah dikenalkan oleh tersangka Fran.

“Saya ini awalnya hanya teman Fran. Saya bisa kenal dan tahu dengan Akbar dan Ridwan usai dikenalkan oleh Fran, sebab mereka (Akbar dan Fran) merupakan kawan dari Fran,” katanya.

Diungkapkannya, perkenalannya dengan Akbar dan Ridwan setelah Fran mengajaknya berkunjung ke rumah Ridwan.

“Saat Fran mengajak main ke rumah Ridwan, ternyata di rumah itu ada Akbar. Hingga saya dikenalkan oleh Fran kepada mereka,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam pertemuan di rumah Ridwan tersebutlah Akbar mengajak ke Palembang.

Baca Juga :   PNS Dilarang Berangkat Pakai Maskapai Garuda

“Kata Akbar, dia ke Palembang mau mengambil mobil mamangnya. Karena saya dan Fran ingin sekali ke Palembang, sebab kami belum pernah ke Palembang dari itulah saya dan Fran ikut Akbar dan Ridwan ke Palembang,” ujarnya.

Masih dikatakannya, disaat tiba di Palembang barulah Akbar dan Ridwan menyampaikan jika ternyata mereka mau merampok mobil.

“Saat itu Akbar mengatakan kepada kami, jika kami tidak ikut merampok dan mengikuti semua perkataannya maka saya dan Fran akan dibunuh oleh Akbar. Karena kami takut makanya kami menuruti apa yang dikatakan Akbar,” tandasnya.

Sementara tersangka Fran mengungkapkan, jika memang awalnya dirinya yang mengenal Akbar dan Ridwan. Ia kenal dengan keduanya karena sama-sama bekerja sebagai penyadap getah karet di Muratara.

“Kami ini sama-sama kerja ambil upahan nyadap di lahan orang di Muratara. Kebenaran kebun karet tempat saya kerja ini berdekatan dengan lahan tempat Akbar dan Ridwan bekerja, dari itulah saya yang lebih awal kenal Akbar dan Ridwan,” katanya.

Diungkapkannya, jika memang awalnya ia dan Acun tidak mengetahui jika Akbar dan Ridwan akan merampok mobil di Palembang.

“Sebab saat itu Akbar mengatakan jika dia dan Ridwan hanya mau ambil mobil keluarga Akbar di Pelambang. Karena
saya dan Acun ingin sekali Kota Palembang makanya kami ikut ke Palembang. Namun saat tiba malahan Akbar mengancam akan membunuh kami jika kami tidak ikut dia merampok,” pungkasnya.

Baca Juga :   Tabrak Tukang Ojek, Angkot Km 5 dan Sopirnya Diamuk Massa

Untuk diketahui, terungkapnya kasus ini setelah istri korban yakni Fitriani (32), didampingi keluarganya, Selasa lalu (30/10/2018) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel lantaran Sofyan tak kunjung pulang ke rumah. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Menindaklanjuti laporan korban kemudian Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membentuk tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Hasilnya, Minggu (11/11) pukul 20.30 WIB salah satu pelaku yakni; Ridwan (42) berhasil ditangkap di kawasan Desa Sungai Lanang Kecamatan Rawas Ulu Muratara. Usai ditangkapnya Ridwan lalu polisi melakukan pemeriksaan kepada tersangka hingga akhirnya jenazah korban Sofyan ditemukan sudah dalam kondisi tidak untuh lagi.

Kemudian, Kamis malam (15/11/2018) pelaku Fran dan Acun menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo Muratara. Selain itu dalam kasus ini, Polda Sumsel juga berhasil menemukan mobil jenis minibus warna hitam milik korban Sofyan. Mobil ini ditemukan, Jumat siang (16/11/2018) tergeletak di pinggir jalan di kawasan Kerinci Jambi, tepatnya di perbatasan Padang Sumatera Barat. (ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pembunuh Driver Taksi Online Divonis 10 Tahun, Keluarga Sofyan Terima dengan Hati Sedih

Palembang, KoranSN Pihak keluarga dari driver taksi online Sofyan yang dirampok dan dibunuh dengan terpaksa ...

error: Content is protected !!