Alex Noerdin Sosok Perintis dan Teruji

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat berbincang dengan moderatorsebelum dimulainya kegiatan World Economic Forum Sustianable Foresty and Agriculture di New York. (Foto-Ist)
BERBINCANG – Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat berbincang dengan moderator sebelum dimulainya kegiatan World Economic Forum Sustianable Foresty and Agriculture di New York. (Foto-Ist)

REKAM jejak Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sangatlah cemerlang. Hal ini tak dapat dipungkiri lagi dan terbukti dirinya telah beberapa kali diundang secara khusus dalam kegiatan di dunia sebagai pembicara karena Alex Noerdin dikenal sebagai sosok perintis dan teruji dalam berbagai kegiatan.

Seperti beberapa waktu yang lalu, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin diundang khusus untuk berbicara pada World Economic Forum Sustianable Forestry and Agriculture di New York. Diundangnya Gubernur Sumsel secara khusus ini karena dinilai oleh Tropical Forest Alliance (TFA) sebagai pemimpin yang mempunyai terobosan kegiatan yang bersumber atau inisiatif yang murni dari local atau bottom up melalui pendekatan local atau juridistictional approach.

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan bahwa latar belakang yang menjadi tantangan mengapa kemitraan pengelolaan lanskap diinisiasi karena berdasarkan fakta perlunya koordinasi dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), pengaturan tata air dalam suatu kawasan, dan penanganan konflik sambil melakukan perlindungan hutan dan peningkatan produktivitas berbagai produk pertanian.

Dari aspek kehutanan yang berkelanjutan di Sumsel sebagai provinsi yang pertama sampai sekarang di Indonesia yang memulai kemitraan pengelolaan laskap secara terstruktur dan melembaga. Laskap pertama yang menjadi model berada di Taman Nasional Sembilang-Danku yang didukung oleh Konsorsium Donor dari berbagai Negara dan domestic yakni United Kingdom Climate Change Unit (UKCCU), Norway International Climate Forest Initiative (NICFI), IDH The Sustainable Trade Initiative (Belanda), Asia Pulp and Paper (APP) dan Yayasan Belantara.

Baca Juga :   Gubernur: Petugas Harus Siap, Jangan Seperti Bandara Soetta!

Selain itu, lanjut Alex, Sumsel juga sebagai provinsi pertama di Indonesia yang melakukan Demonstration Activity Kegiatan REDD+ aksi perubahan iklim melalui Merang REDD Pilot Project (MRPP) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang didukung oleh GIZ.

“Di sektor pertanian dalam upaya menuju pertanian berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan karhutla, tengah diupayakan suatu solusi untuk pemanfaatan lahan gambut terutama bagi masyarakat didesa rawan karhutla agar tidak membuka lahan dengan cara bakar,” katanya.

Ditambahkannya, banyak lagi model untuk dikembangkan dalam skala lebih luas ditingkat nasional maupun tingkat dunia. Karena itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar inisiasi dan upaya yang dilaksanakan di Sumsel ini mendapat dukungan terutama terkait kebijakan.

“Diperlukan regulasi tentang kemitraan pengelolaan lanskap terpadu lintas sektoral dan lintas wilayah, dan juga regulasi tentang mekanisme kerjasama hibah program yang praktis antara Provinsi dengan pihak Internasional dan pihak korporasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Gubernur Yakin Pilkada Aman & Lancar, Kapolda Pastikan Keamanan Tak Ada Masalah

Sementara itu, Staf Ahli Khusus Gubernur Sumsel bidang Perubahan Iklim, Najib Asmani di bulan November masih ada agenda Gubernur yang diundang diberbagai forum diantaranya Konferensi Internasional RSPO Bankok, Forum Energi Eropa di Barcelona, CoP 22 Marakess Afrika, dan Konferensi GAPKI di Bali. Di akhir acara Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Camerun Hume menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Selatan tentang upaya yang telah dilakukan dalam mitigasi iklim.

“Beberapa mitra Internasional yang juga meminta untuk berkolaborasi pada kegiatan  Green Growth Sumatera Selatan diantaranya adalah Global Environment Facility dan Eco Health Alliance,” singkatnya. (wik)

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Mukhlisuddin: ASN Kemenag Palembang Harus Paham Tupoksi

Palembang, KoranSN Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA memberikan pembinaan kepada aparatur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.