Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Ekonomi / Alokasi Pupuk Bersubsidi Sumsel Bertambah

Alokasi Pupuk Bersubsidi Sumsel Bertambah

Alokasi pupuk bersubsidi untuk Sumsel ditambah. (foto-fedinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Propinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu propinsi yang menjadi wilayah sentra produksi pertanian dan perkebunan rakyat di Indonesia, dan untuk mendukung produktivitas hasil pertanian dan perkebunan rakyat di propinsi Sumatera Selatan dibutuhkan sarana pendukung produktivitas lahan pertanian dan salah satunya yang terpenting adalah supply Pupuk.

Plt Manager Humas PT Pusri Palembang, Rustam Effendi menjelaskan, tahun 2019 PT Pusri Palembang mendapat penugasan/alokasi pupuk bersubsidi di Propinsi Sumatera Selatan dari Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian No. 47/Permentan/SR.310/11/2018 tanggal 30 November 2018 sebesar 107.790 ton urea bersubsidi dan 50.347 ton NPK bersubsidi.

Baca Juga :   XL Manjakan Pelanggan Saat Ramadan & Lebaran

Dalam perjalanan tahun 2019 PT Pusri Palembang mendapat tambahan alokasi di Propinsi Sumatera Selatan yaitu pupuk urea bersubsidi sebesar 2.836 ton menjadi 110.626 ton dan pupuk NPK bersubsidi 850 ton menjadi 51.197 ton melalui SK Dirjen Prasarana Sarana Pertanian No. 21.2/Kpts/SR.310/B/05/2019 tanggal 13 Mei 2019 dan SK Dirjen Prasarana Sarana Pertanian No. 30/Kpts/SR.310/B/10/2019 tanggal 09 Oktober 2019.

Penyaluran Pupuk Urea Bersubsidi di Propinsi Sumatera Selatan sampai dengan bulan November 2019, PT Pusri Palembang telah menyalurkan ke petani sebesar 105.744,5 ton urea dan 48.954 ton NPK. Adapun perkiraan kebutuhuan pupuk bersubsidi di wilayah PT Pusri Palembang untuk bulan Desember 2019 sekitar 14.000 ton urea dan 8.000 ton NPK.

Baca Juga :   Penyandang Disabilitas Miliki Hak di Industri Kerja

Namun apabila melihat sisa jatah alokasi pupuk bersubsidi propinsi Sumsel tahun 2019 yang hanya tinggal 4.881 ton urea dan 2.242 ton NPK, maka kebutuhan petani di lapangan tidak

dapat dipenuhi oleh PT Pusri Palembang karena alokasi dari pemerintah tidak mencukupi atau telah habis, terkecuali dalam beberapa hari ini ada tambahan alokasi untuk wilayah Sumatera Selatan dari Pemerintah/Kementerian Pertanian RI.

Untuk mengantisipasi kebutuhan pupuk urea dan NPK bersubsidi di lapangan apabila alokasinya telah habis, PT Pusri Palembang telah menyiapkan Pupuk Non Subsidi di seluruh Kios-Kios Pengecer di Propinsi Sumatera Selatan sebagai alternatif sementara pengganti Pupuk Bersubsidi. (ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Sumsel Harus Percepat Hilirisasi Komoditas

Palembang, KoranSN Sumatra Selatan dinilai harus segera mempercepat hilirisasi komoditas andalan provinsi itu di tengah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.